Padang – Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, berpeluang menjadi bagian penting bagi LOSC Lille dalam upaya mencetak tiga rekor sekaligus saat menghadapi AS Roma di Liga Eropa. Laga ini akan menjadi debut Verdonk di kompetisi tersebut bersama Lille.
Pertandingan AS Roma vs Lille akan digelar di Stadion Olimpico, Italia, pada Kamis (2/10) pukul 23.45 WIB. Kedua tim sama-sama meraih kemenangan di laga pertama Liga Eropa musim ini.
Roma menang 2-1 atas OGC Nice, sementara Lille menaklukkan Brann dengan skor yang sama. Di kompetisi domestik, Roma sedikit lebih unggul usai mengalahkan Hellas Verona 2-0, sementara Lille justru kalah 0-1 dari Lyon.
Meski demikian, pelatih Lille, Bruno Genesio, tetap optimis timnya bisa membuat AS Roma gagal meraih kemenangan di kandang. “Tahun lalu di Liga Champions, kami tampil hebat melawan tim-tim papan atas. Sekarang kami harus melakukan hal yang sama melawan tim dengan kaliber yang sama,” kata Genesio.
Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, juga mewaspadai Lille. “Mereka mengalami awal musim yang sulit, tetapi penampilan mereka tetap bagus dan positif. Ini adalah pertandingan di mana kami harus sangat waspada dan siap,” ujarnya.
Berikut adalah tiga rekor yang bisa diukir LOSC Lille bersama Calvin Verdonk jika mampu mengalahkan AS Roma:
1. Torehan 3 Poin Perdana
Laga ini akan menjadi pertemuan pertama antara AS Roma dan LOSC Lille di kompetisi resmi. Pemenang pertandingan ini akan mencatatkan rekor sebagai tim pertama yang meraih kemenangan dan tiga poin dalam sejarah pertemuan kedua tim.
Calvin Verdonk berpeluang membantu Lille meraih kemenangan perdana atas AS Roma di kompetisi resmi. Laga ini juga berpotensi menjadi momen pecah telur bagi Verdonk, baik melalui assist maupun gol. Sejak bergabung dari NEC Nijmegen, Verdonk telah bermain tiga kali untuk Lille (1 di Liga Europa, 2 di Ligue 1) namun belum mencetak gol atau assist.
2. Mengulang Memori Manis 16 Tahun Lalu
Lille berpeluang mengulang catatan manis musim 2009/2010, saat terakhir kali mereka meraih kemenangan beruntun di Liga Eropa. Kala itu, Lille mengalahkan Slavia Praha dan Fenerbahce.
Musim ini, Lille memulai Liga Eropa dengan kemenangan 2-1 atas Brann. Kemenangan atas Roma akan menjadi syarat wajib untuk mengulang rekor manis 16 tahun lalu.
3. Membantu Giroud Masuk Geng Sepuh Langka
Calvin Verdonk berpotensi menjadi pemain kunci yang membantu Olivier Giroud mencetak rekor. Giroud sebelumnya mencetak gol sundulan tertua di Liga Eropa saat Lille mengalahkan Brann di usia 38 tahun 360 hari.
Jika mencetak gol ke gawang Roma, Giroud akan menjadi pemain ketiga dalam sejarah Liga Eropa yang mencetak gol di usia 39 tahun atau lebih. Dua pemain lainnya adalah Daniel Hestad (40 tahun) dan Joaquin (41 tahun). Assist dari Calvin Verdonk akan sangat dinantikan oleh Olivier Giroud di laga ini.











