Jakarta – Timnas Indonesia terancam kendala non-teknis jelang laga penting melawan Irak dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Penunjukan wasit VAR menjadi perhatian utama.

Sorotan tertuju pada Sivakorn Pu-Udom, wasit asal Thailand, yang ditunjuk sebagai pengawas VAR. Publik menilai Sivakorn memiliki rekam jejak kurang baik dengan Timnas Indonesia.

Sivakorn bukan sosok asing bagi penggemar sepak bola tanah air. Ia tercatat terlibat dalam sejumlah laga kontroversial yang merugikan Timnas Indonesia.

Peran pengawas VAR sangat krusial. Rekomendasinya dapat memengaruhi keputusan penting seperti penalti, offside, dan pelanggaran berat.

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, berharap pemain tetap fokus. Namun, penunjukan wasit ini berpotensi mengganggu psikologis tim dan suporter.

Indonesia wajib tampil maksimal melawan Irak. Rekam jejak kontroversial wasit menambah kekhawatiran akan potensi keputusan yang merugikan.

Laga kontra Irak sangat vital bagi asa Indonesia lolos ke Piala Dunia. Dukungan suporter diharapkan menjadi penyeimbang dari kendala non-teknis.

Berikut rekap insiden kontroversial Sivakorn Pu-Udom yang memicu kekhawatiran:

* Piala Asia U-23 2024, Indonesia U-23 vs Uzbekistan U-23 (Semifinal): Gol Muhammad Ferarri dianulir dan Rizky Ridho diganjar kartu merah usai review VAR oleh Sivakorn. Keputusan ini memicu protes dan perdebatan luas.

* Perebutan Peringkat Ketiga Piala Asia U-23 2024, Indonesia U-23 vs Irak U-23: Penunjukan Sivakorn sebagai VAR kembali menuai pro dan kontra. Banyak pihak mempertanyakan netralitasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *