Kinshasa – Duel tinju ekshibisi tak terduga antara dua legenda ring, Mike Tyson dan Floyd Mayweather Jr., dijadwalkan berlangsung pada 25 April 2026. Pertarungan ini akan digelar di Republik Demokratik Kongo, lokasi bersejarah yang pernah menjadi saksi pertarungan “Rumble in the Jungle” antara Muhammad Ali dan George Foreman pada 1974.

Bagi Mike Tyson, ini akan menjadi penampilan pertamanya sejak kekalahan dari Jake Paul pada November 2024. Tyson mengaku terkejut dengan rencana duel ini. “Pertarungan ini adalah sesuatu yang tidak pernah saya bayangkan bisa terjadi,” ujar Tyson.

Tyson juga menyindir Mayweather, menilai keputusan lawannya menerima duel ini berisiko bagi kesehatannya. “Saya masih tidak percaya Floyd benar-benar ingin melakukannya. Ini bisa berdampak buruk bagi kesehatannya, tapi dia yang menantang,” katanya.

Sementara itu, Floyd Mayweather Jr., yang pensiun dengan rekor sempurna 50 kemenangan tanpa kalah, menunjukkan kepercayaan diri tinggi. Petinju berjuluk “Money” ini mengklaim tak ada petinju yang mampu merusak warisannya. “Saya sudah melakukan ini selama 30 tahun dan tidak ada satu pun petinju yang bisa merusak warisan saya,” ujar Mayweather.

Pertarungan ekshibisi ini akan berlangsung dalam delapan ronde, masing-masing berdurasi dua menit. Tidak ada batasan berat badan dalam duel ini, meskipun terdapat perbedaan ukuran tubuh yang signifikan antara kedua petinju. Tyson memiliki berat sekitar 228 pon dan Mayweather sekitar 160 pon pada laga terakhir mereka.

Duel Tyson vs Mayweather akan dipromotori oleh CSI Sports. Perusahaan ini optimistis pertarungan ini akan menarik perhatian global dan berpotensi memecahkan rekor siaran serta pendapatan. “Mike Tyson dan Floyd Mayweather adalah dua nama terbesar dalam dunia olahraga. Pertarungan ini akan memecahkan berbagai rekor siaran dan ekonomi,” kata pihak promotor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *