Surabaya – Tim Nasional Indonesia U-17 menunjukkan peningkatan signifikan dalam mental bertanding dan penguasaan bola menjelang Kejuaraan ASEAN U-17 Championship atau Piala AFF U-17 2026. Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto menilai progres ini memuaskan, meskipun tim belum meraih hasil maksimal dalam beberapa uji coba internasional.
Skuad Garuda Muda menjalani sesi latihan intensif di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis (9/4/2026). Latihan ini merupakan bagian dari persiapan untuk turnamen yang akan digelar di Sidoarjo dan Gresik pada 11-24 April 2026.
Kurniawan Dwi Yulianto menyatakan bahwa menghadapi tim-tim kuat telah memberikan dampak positif bagi mental dan kemampuan menguasai bola para pemain. “Ada progres yang sangat memuaskan bagi penilaian kami, terutama masalah mental bertanding dan penguasaan bola,” ujarnya.
Namun, ia menekankan perlunya perbaikan pada kesalahan individu yang kerap berujung pada kebobolan. Menurutnya, kesalahan semacam itu tidak boleh terulang jika Timnas U-17 ingin bersaing di level Asia.
Efektivitas lini serang juga menjadi fokus evaluasi. Kurniawan menyebutkan bahwa peningkatan diperlukan meskipun tim mampu menciptakan banyak peluang saat melawan Korea Selatan, India, dan Thailand. “Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus terus kita lakukan,” tegasnya.
Pengalaman Kurniawan saat berkarier di Italia akan diterapkan untuk membangun pola pikir dan mentalitas juara pada para pemain. Kondisi fisik pemain dinilai sudah berada di jalur yang tepat dan diharapkan mencapai puncak performa saat turnamen berlangsung.
Kurniawan mengingatkan pasukannya untuk tidak meremehkan lawan di fase grup yang dinilai memiliki kekuatan merata. Setiap pertandingan harus dianggap sebagai final. “Kami respek ke lawan, tapi yang lebih bekerja keras dan bertarung yang akan memenangkan pertandingan,” tutupnya.











