Solo – Semangat inklusivitas dan sportivitas mengemuka dalam ajang lari “BTN Run for Disabilities: Run for Inclusivity” yang digelar di Stadion Manahan, Solo. Acara ini merupakan bagian dari persiapan menuju BTN Jakarta International Marathon (BTN Jakim) 2026.
Puluhan atlet disabilitas turut berpartisipasi, berlari bersama sejumlah tokoh nasional. Di antaranya Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Wali Kota Surakarta Respati Ardi, Direktur Risk & Management BTN Setiyo Wibowo, dan Wakil Sekjen NPC Indonesia Rima Ferdianto.
Acara ini menegaskan komitmen PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk untuk membangun ekosistem olahraga yang inklusif. Direktur Risk Management BTN, Setiyo Wibowo, menyatakan bahwa prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) telah tertanam dalam nilai-nilai perusahaan.
“Lari adalah olahraga paling inklusif. Semua bisa ikut, termasuk teman-teman disabilitas. Filosofinya sama dengan BTN, kami ingin menjadi bank yang hadir untuk semua,” ujar Setiyo usai berlari pada Sabtu (7/2).
Dukungan BTN terhadap inklusivitas tidak hanya sebatas layanan perbankan, tetapi juga mencakup dorongan aktif terhadap olahraga, kesehatan, dan pemberdayaan atlet disabilitas melalui berbagai aksi nyata.
Sementara itu, dunia olahraga pekan ini juga diwarnai berbagai peristiwa menarik. Di kancah internasional, mesin baru Yamaha mengalami masalah di lintasan Sepang menjelang seri pembuka MotoGP. Kejutan juga terjadi pada kejuaraan bulu tangkis Asia, di mana tim Tiongkok harus mengakui keunggulan lawan di kandang sendiri.
Di dalam negeri, kompetisi bola basket Indonesian Basketball League (IBL) semakin memanas menjelang pekan keenam. Persaingan ketat di arena MotoGP dan IBL menyajikan tensi tinggi yang patut dinantikan para penggemar olahraga.











