Paris – Putri Kusuma Wardani siap berjuang di semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2025 melawan Akane Yamaguchi. Laga penentuan ini akan berlangsung di Adidas Arena, Paris, Sabtu (30/8/2025) waktu setempat.
Motivasi Putri KW melonjak usai menyingkirkan juara dunia 2019, Pusarla V. Sindhu. Kemenangan ini mengakhiri penantian panjang 10 tahun medali tunggal putri Indonesia di Kejuaraan Dunia.
“Pertemuan terakhir dengan Akane, saya kalah di perempat final Indonesia Open 2025. Besok saya harus benar-benar siap dari fisik dan teknis untuk menyerang,” ujar Putri KW melalui keterangan resmi PBSI, Jumat.
Rekor pertemuan mencatat, Putri KW belum pernah mengalahkan Akane dalam tiga laga sebelumnya. Terakhir, di Super 1000 Indonesia Open 2025, ia kalah dua gim langsung 19-21, 20-22.
Akane sendiri melaju ke semifinal setelah menundukkan Han Yue dengan skor 21-5, 21-19.
Indonesia terakhir kali meraih medali di sektor tunggal putri melalui Lindaweni Fanetri (perunggu) pada edisi 2015 di Jakarta. Sementara emas terakhir diraih Susy Susanti pada tahun 1993.
“Bisa sampai di sini itu tidak gampang, banyak hal yang saya lakukan dalam diam untuk mengembalikan semuanya lagi,” pungkas Putri.











