Jeddah – Timnas Indonesia menelan kekalahan 2-3 dari Arab Saudi dalam laga Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Kamis (21/11/2024) dini hari WIB.
Performa di sisi sayap Timnas Indonesia, yang ditempati Yakob Sayuri dan Beckham Putera, menjadi sorotan tajam dalam kekalahan tersebut.
Kedua pemain tersebut dinilai tampil di bawah ekspektasi dan gagal menjaga keseimbangan di sektor flank.
Area kanan dan kiri pertahanan Garuda menjadi titik lemah yang dieksploitasi oleh pemain Arab Saudi sepanjang pertandingan.
Yakob Sayuri bahkan dianggap melakukan pelanggaran yang berujung penalti bagi Arab Saudi, yang menjadi titik balik pertandingan.
Beckham Putera juga tampil kurang menggigit baik dalam menyerang maupun bertahan. Selama 45 menit di lapangan, pemain muda Persib Bandung itu gagal memberikan dampak berarti untuk menahan laju serangan cepat lawan.
Statistik mencatat Beckham hanya mencatat tujuh umpan akurat dari sembilan percobaan dengan persentase 78 persen dan sama sekali tak menciptakan peluang berarti.
Dalam duel satu lawan satu, Beckham hanya memenangkan tiga dari delapan duel darat yang ia jalani. Ia juga tak sekalipun menang dalam tiga duel udara.
Secara ofensif, Beckham juga nyaris tak berkontribusi dengan total 17 sentuhan bola tanpa satu pun di kotak penalti lawan dan gagal melakukan dribel sukses dari satu percobaan yang dilakukan.
Di sisi lain, Yakob Sayuri bermain selama 85 menit dengan tingkat akurasi umpan hanya 52 persen atau 12 dari 23 umpan yang berhasil mencapai rekan setim.
Yakob juga tercatat melakukan pelanggaran fatal yang berujung penalti bagi Arab Saudi.
Pelatih Patrick Kluivert mengakui timnya harus belajar dari laga ini dan memperbaiki banyak hal sebelum menghadapi Irak.
“Kami memulai pertandingan dengan cukup baik, tetapi setelah unggul 1–0, kami kehilangan momentum. Kami tidak menjaga ruang antar lini dengan baik sehingga pemain sayap lawan bisa memanfaatkan celah dan menekan pertahanan kami,” ujarnya.
Kluivert menegaskan laga melawan Irak menjadi ujian penting agar Indonesia tak kembali kehilangan poin di awal putaran keempat ini.











