Liverpool – Suasana haru menyelimuti Stadion Anfield saat Mohamed Salah menjalani pertandingan terakhirnya bersama Liverpool dalam laga melawan Brentford, Ahad (24/5/2026). Pada menit ke-73, pelatih Arnie Slot melakukan pergantian pemain ganda yang salah satunya adalah Salah, yang meninggalkan lapangan lebih awal.

Salah tidak langsung meninggalkan lapangan, melainkan memberikan tepuk tangan sebagai penghormatan kepada para suporter Liverpool yang hadir. Ia berjalan perlahan sambil memeluk rekan-rekannya yang membentuk barisan kehormatan. Bahkan, para pemain Brentford turut memberikan tepuk tangan sebagai bentuk penghormatan kepada salah satu bintang terbaik Liga Primer Inggris.

Sebelum benar-benar keluar lapangan, Salah berlutut dan mencium rumput Anfield, menandai momen sujud terakhirnya di stadion tersebut sekaligus bersama Liverpool. Selebrasi sujud syukur yang selama ini menjadi ciri khasnya setelah mencetak gol kini menjadi kenangan terakhir sebelum ia meninggalkan klub pada musim panas ini untuk memulai babak baru dalam kariernya.

Laga ini sekaligus menutup perjalanan Salah selama sembilan musim membela Liverpool. Dalam 442 pertandingan di semua kompetisi, ia mencetak 257 gol dan memberikan 120 assist. Salah juga memegang rekor assist terbanyak Liverpool di Liga Primer Inggris dengan 93 assist, mengungguli legenda Steven Gerrard yang mencatat 92 assist. Assist terakhirnya tercipta pada laga ini melalui umpan matang yang diselesaikan Kevin Schade pada menit ke-63.

Selain itu, Salah merupakan pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang masa Liverpool, peraih empat Sepatu Emas Liga Primer Inggris, serta pemain dengan keterlibatan gol terbanyak dalam sejarah Liga Primer Inggris untuk satu klub. Kepergiannya meninggalkan jejak prestasi yang sulit tergantikan di Anfield.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *