Lisabon – Portugal memastikan langkah mereka menuju babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Kroasia dengan skor tipis 2-1 dalam laga babak 32 besar yang berlangsung sengit. Kemenangan ini menjadi bukti ketangguhan mental skuad asuhan Roberto Martinez yang sempat tertinggal lebih dahulu sebelum akhirnya membalikkan keadaan melalui gol penalti Cristiano Ronaldo dan aksi Goncalo Ramos.

Kapten timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, menegaskan bahwa kemenangan tersebut diraih dengan kerja keras yang luar biasa. Ia menekankan bahwa kemampuan untuk bertahan dalam tekanan adalah syarat mutlak bagi tim yang ingin meraih gelar juara dunia. Menurut Ronaldo, setiap pemain harus siap menghadapi situasi sulit di lapangan jika ingin melangkah lebih jauh dalam turnamen bergengsi ini.

Kroasia sempat menebar ancaman serius setelah Ivan Perisic memecah kebuntuan pada menit ke-53. Gol tersebut sempat mengguncang kestabilan lini pertahanan Portugal dan memaksa mereka bermain di bawah tekanan selama beberapa menit. Ronaldo mengakui bahwa timnya sempat kehilangan ketenangan setelah kebobolan, namun keberhasilan menyamakan kedudukan melalui titik putih menjadi titik balik yang krusial bagi Selecao das Quinas.

“Saya sudah memperkirakan pertandingan akan berjalan sangat sulit. Sebagai kapten, saya sering menghadapi momen seperti ini. Kunci untuk memenangkan kompetisi besar adalah mengetahui bagaimana caranya menderita. Kami berhasil mengendalikan babak pertama, namun situasi menjadi kacau di babak kedua. Setelah gol penalti, permainan menjadi lebih cair meski kami tetap harus berjuang keras hingga peluit akhir,” ujar Ronaldo dalam keterangan resmi Federasi Sepak Bola Portugal (FPF), Jumat (3/7/2026).

Selain menyoroti performa tim, Ronaldo juga memberikan penghormatan khusus kepada kapten Kroasia, Luka Modric. Pertandingan tersebut menjadi saksi perpisahan Modric di panggung Piala Dunia. Ronaldo memuji kontribusi besar gelandang veteran tersebut bagi dunia sepak bola dan menyebutnya sebagai sosok legenda yang akan selalu dihormati.

Kemenangan ini juga memiliki makna emosional yang mendalam bagi skuad Portugal. Pertandingan tersebut bertepatan dengan peringatan satu tahun wafatnya Diogo Jota. Ronaldo meyakini bahwa semangat mendiang rekan setimnya tersebut turut menyertai perjuangan Portugal di lapangan. Ia merasa kemenangan ini adalah bentuk penghormatan terbaik bagi sosok Jota yang dianggap masih terus menyinari perjalanan tim.

Berdasarkan data statistik dari FotMob, Ronaldo tampil selama 81 menit dalam laga tersebut. Sepanjang penampilannya, ia mencatatkan dua kali percobaan tembakan yang salah satunya berhasil dikonversi menjadi gol krusial melalui tendangan penalti. Kemenangan ini membawa Portugal melaju ke babak berikutnya dengan kepercayaan diri tinggi, sembari terus mengevaluasi aspek pertahanan agar tetap solid menghadapi tantangan di fase gugur Piala Dunia 2026. Fokus tim kini beralih pada persiapan taktis untuk menghadapi lawan di babak 16 besar demi menjaga asa meraih trofi juara dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *