Tel Aviv – Produsen perlengkapan olahraga, Reebok, meminta tim nasional Israel untuk menghapus logo mereka dari seragam tim. Permintaan ini muncul di tengah meningkatnya gelombang boikot terhadap Israel.
Menurut laporan media Israel, permintaan resmi ini disampaikan melalui pemasok lokal, MSG Group. Reebok menyatakan ingin menarik diri dari kerja sama dengan timnas Israel.
Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA) menyayangkan keputusan Reebok tersebut. Mereka menilai Reebok telah menyerah pada tekanan boikot.
“Kami menyesalkan pilihan Reebok untuk menyerah pada ancaman boikot,” demikian pernyataan resmi IFA.
IFA juga menyatakan akan mempertimbangkan langkah hukum terkait hal ini. “Ada hukum yang jelas yang dapat mengkriminalisasi boikot dan kami akan menimbang opsi langkah hukum yang tersedia,” lanjut pernyataan tersebut.
Boikot terhadap Israel semakin intensif di berbagai sektor sebagai bentuk protes terhadap situasi di Gaza.










