Jakarta – Real Madrid menelan kekalahan 1-0 dari Liverpool di Liga Champions, usai kemenangan telak atas Valencia di La Liga. Kekalahan ini menjadi pengingat bahwa strategi Xabi Alonso belum sempurna, terutama di laga-laga besar.

Sebelumnya, Real Madrid dihancurkan PSG 4-0 di Piala Dunia Antarklub FIFA dan kalah 5-2 dari Atlético Madrid di La Liga. Kemenangan tipis atas Juventus dan di El Clasico pun menunjukkan performa yang kurang meyakinkan.

Madrid Universal melaporkan ada beberapa masalah utama yang membuat Real Madrid kesulitan menghadapi laga besar. Berikut adalah beberapa masalah tersebut:

1. Pertahanan Rapuh dari Skema Bola Mati

Pertahanan Real Madrid buruk dalam membendung skema bola mati. Para bek sering kalah duel udara. Gol tunggal Liverpool lahir dari skema bola mati, dengan Mac Allister bebas menyundul bola ke gawang Courtois.

Masalah ini juga terlihat saat melawan Atlético Madrid, di mana dua gol di babak pertama lahir dari sundulan dan penalti berasal dari kesalahan mengantisipasi tendangan sudut.

Real Madrid telah merekrut spesialis bola mati Leganés, Jesús Rueda, namun solusinya belum terlihat.

2. Sayap Kanan yang Belum Nyetel

Strategi empat gelandang yang berhasil di El Clasico tidak berhasil membendung Liverpool. Camavinga kesulitan menguasai bola dan sering salah umpan. Arda Güler dan Rodrygo juga tidak memberikan perubahan signifikan.

Mastantuono belum tampil konsisten. Alonso perlu menemukan pemain yang tepat agar serangan Real Madrid lebih stabil dan berimbang.

3. Terlalu Bergantung pada Mbappe

Mbappe telah mencetak 18 gol, jauh di atas Vinicius yang baru mencetak lima gol. Hanya ada tujuh pemain Real Madrid yang berhasil mencetak gol musim ini.

Ketergantungan pada Mbappe membuat serangan mudah ditebak. Lawan cukup meredam pergerakan Mbappe, Vinicius, atau Bellingham.

Real Madrid harus meningkatkan kolektivitas dalam produksi gol agar sisa musim ini tidak terlalu berat.

Xabi Alonso harus bekerja keras menemukan racikan yang lebih pas, terlebih di tengah badai cedera yang menghantam skuad Los Blancos.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *