Bogor – Manajemen RANS Simba Bogor melepas pemain asing Jabari Peter Narcis pada Minggu (22/2/2026). Keputusan ini diambil menyusul kekalahan tim dari Tangerang Hawks Basketball pada Sabtu malam dan merupakan bagian dari evaluasi pasca pekan ketujuh liga.
Meski mencatatkan statistik individu yang solid, kontribusi Narcis dinilai tidak sejalan dengan kebutuhan kolektif tim. Ia rata-rata mencetak 15,8 poin, 9,7 rebound, 2 assist, dan 1,1 steal per gim dalam 10 pertandingan.
RANS Simba Bogor menutup paruh musim dengan rekor 4 kemenangan dan 6 kekalahan. Tim membutuhkan perubahan untuk menjaga peluang lolos ke playoff.
Kelemahan utama tim terletak pada pertahanan area dalam. Lawan mampu mencetak rata-rata 45,8 persen poin dari dekat ring dalam enam kekalahan terakhir. Akurasi tembakan dua angka lawan terhadap RANS mencapai 50 persen dalam 10 pertandingan.
Hal ini menunjukkan lemahnya proteksi ring dan kontrol rebound defensif tim.
Dalam komposisi pemain asing, KJ Buffen dan Aaron Fuller menjadi motor serangan tim. Peran Narcis yang lebih sering bermain di perimeter tidak sepenuhnya menjawab kebutuhan tim di sektor pertahanan dalam.
Keputusan melepas Narcis dinilai logis secara taktik. RANS membutuhkan sosok big man yang lebih dominan di bawah ring. Pemain pengganti diharapkan mampu menahan penetrasi, mengamankan rebound defensif, dan memberikan kehadiran fisik yang selama ini kurang terlihat.
Manajemen RANS Simba Bogor memiliki waktu untuk mencari pengganti sebelum kembali bertanding menghadapi Rajawali Medan pada 7 Maret. Jeda kompetisi ini akan dimanfaatkan untuk mencari pemain asing baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan tim.
Pergantian pemain asing ini menandai dimulainya fase pembenahan roster RANS di musim berjalan. Keberanian mengambil keputusan cepat menjadi kunci dalam kompetisi yang semakin ketat, dengan target playoff tetap menjadi prioritas utama.











