Bantul – PSIM Yogyakarta meraih tiga poin penting setelah menaklukkan Semen Padang FC 1-0 dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Gol tunggal kemenangan tim tuan rumah dicetak melalui tendangan penalti Jose Pedro “Ze” Magalhaes Valente pada menit ke-64.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Ahad (4/1/2025) ini menampilkan intensitas tinggi sejak awal. Semen Padang FC mencoba menekan dengan strategi agresif, sementara PSIM Yogyakarta berupaya mengendalikan tempo permainan melalui penguasaan bola.
Peluang pertama PSIM Yogyakarta datang dari Ze Valente yang melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, namun berhasil digagalkan kiper Semen Padang, Arthur Augusto. Semen Padang FC juga sempat memberikan ancaman melalui tendangan spekulasi Cornelius Ezekiel Stewart. Hingga babak pertama usai, skor imbang tanpa gol bertahan.
Memasuki babak kedua, PSIM Yogyakarta meningkatkan serangan. Tekanan tim tuan rumah semakin terasa meski Semen Padang FC melakukan pergantian pemain.
Gol penentu kemenangan PSIM Yogyakarta tercipta pada menit ke-64 setelah tim tuan rumah mendapatkan hadiah penalti akibat pelanggaran di kotak terlarang. Ze Valente sukses mengeksekusi tendangan penalti tersebut dengan tenang.
Tertinggal satu gol, Semen Padang FC berupaya membalas. Peluang sempat didapatkan Leo Guntara pada menit ke-85, namun pertahanan PSIM Yogyakarta tampil disiplin hingga akhir laga.
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, mengakui pertandingan berjalan sulit. “Saya pikir pada akhirnya kita pantas menang. Pertandingannya sangat sulit karena lawan bermain sangat defensif, tapi hari ini kita layak mendapatkan hasil ini,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, mengapresiasi performa PSIM Yogyakarta. Namun, ia juga menyoroti keputusan perangkat pertandingan dan menilai perlu ada evaluasi, terutama terkait penggunaan VAR sebelum terjadinya penalti.











