Bogor – Kompetisi bola voli profesional Proliga 2026 memasuki fase krusial menjelang seri Bogor yang akan digelar di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul. Rangkaian pertandingan ini menjadi penentu sebelum babak Final Four.
Persaingan menuju empat besar semakin ketat, terutama di sektor putri dengan selisih poin antartim papan atas yang tipis. Sementara itu, di sektor putra, dominasi satu tim masih belum terbendung hingga seri Sentul yang berlangsung 19 Februari hingga 1 Maret 2026.
Jakarta Lavani Livin Transmedia tampil sempurna dengan delapan kemenangan beruntun, mengumpulkan 24 poin dan kokoh di puncak klasemen tanpa kekalahan. Konsistensi ini menjadikan Lavani kandidat terkuat juara di sektor putra.
Di posisi kedua, Jakarta Bhayangkara Presisi mengoleksi 16 poin dari delapan pertandingan. Peluang menuju Final Four masih terbuka bagi Surabaya Samator dan Jakarta Garuda Jaya yang akan memperebutkan poin penting di seri Bogor. Medan Falcons Tirta Bhagasasi masih tertahan di posisi terbawah tanpa kemenangan hingga pekan ketujuh.
Klasemen putri menunjukkan persaingan yang lebih kompetitif. Jakarta Pertamina Enduro memimpin dengan 24 poin dari 11 laga, namun posisinya belum aman. Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia hanya terpaut satu poin dengan jumlah pertandingan lebih sedikit. Gresik unggul rasio set, menandakan efisiensi kemenangan yang lebih baik. Pertemuan langsung kedua tim di seri Bogor berpotensi menentukan pemuncak klasemen.
Jakarta Electric PLN Mobile menempati posisi ketiga dengan 18 poin. Persaingan empat besar semakin ketat karena Jakarta Livin Mandiri dan Jakarta Popsivo Polwan berada dalam jarak poin yang sangat dekat. Bandung BJB Tandamata berada di peringkat berikutnya, sementara Medan Falcons masih belum meraih kemenangan.
Seri Bogor menjadi penentu arah klasemen Proliga 2026. Sejumlah laga penting akan menentukan komposisi klasemen akhir sebelum memasuki Final Four, terutama di sektor putri yang masih terbuka lebar. Pertandingan paling disorot adalah duel antara Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia melawan Jakarta Pertamina Enduro. Duel tim papan tengah seperti Electric PLN, Livin Mandiri, dan Popsivo Polwan juga akan berpengaruh besar terhadap perebutan tiket empat besar.











