 Sport

Senin, 19 Januari 2026 – 11:00 WIB

Deli Serdang​, VIVA – Peta persaingan sektor putri Proliga 2026 mulai terlihat jelas. Hingga berakhirnya Seri Medan, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia tampil sebagai kekuatan paling konsisten dan sah menguasai puncak klasemen. Sebaliknya, Jakarta Livin Mandiri justru menjadi satu-satunya tim yang belum mencicipi poin dan harus rela menghuni dasar klasemen.

Rangkaian laga sektor putri Seri Medan resmi ditutup di GOR Voli Indoor Sport Center Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu 18 Januari 2026. Dua pertandingan terakhir langsung memberi dampak signifikan terhadap susunan klasemen sementara Proliga 2026 putri.

Pada laga pertama, Gresik Phonska menunjukkan dominasinya saat menghadapi Jakarta Pertamina Enduro. Tim asal Jawa Timur itu sukses meraih kemenangan 3-1 lewat skor 25-17, 23-25, 25-18, dan 25-20. Hasil tersebut menjadi kemenangan ketiga beruntun Gresik Phonska, sekaligus menegaskan status mereka sebagai satu-satunya tim yang belum terkalahkan sejauh ini.

Tambahan tiga poin membuat Mediol Yoku dan rekan-rekan kokoh di posisi teratas klasemen dengan koleksi sembilan poin. Performa stabil sejak awal musim membuat Gresik Phonska kini menjadi tim paling konsisten di antara para pesaingnya.

Sementara itu, pertandingan lainnya menyajikan drama lima set. Tuan rumah Medan Falcons harus menelan kekalahan pahit dari Jakarta Electric PLN lewat laga ketat yang berakhir 2-3 dengan skor 26-24, 20-25, 20-25, 25-20, dan 12-15. Meski kalah, Medan Falcons tetap mencuri satu poin penting dari laga tersebut.

Kemenangan ini membawa Jakarta Electric PLN naik ke posisi kedua klasemen. Tambahan dua poin membuat Ersandrina Devega dan kolega kini mengoleksi delapan poin dari empat pertandingan, dengan catatan tiga kemenangan dan satu kekalahan.

Persaingan di papan tengah pun semakin ketat. Bandung BJB Tandamata berada di posisi ketiga dengan raihan dua kemenangan dan dua kekalahan. Di bawahnya, Jakarta Popsivo Polwan harus rela turun satu tingkat usai gagal menyapu bersih kemenangan, setelah sebelumnya takluk dari Gresik Phonska.

Jakarta Pertamina Enduro yang sempat tampil meyakinkan di awal musim kini menempati peringkat kelima. Kekalahan dari Gresik Phonska menjadi kekalahan perdana Megawati Hangestri dan rekan-rekan, meski mereka masih mengantongi dua kemenangan.

Halaman Selanjutnya

Kejutan justru datang dari Medan Falcons. Meski belum sekalipun menang dalam empat laga, mereka perlahan merangkak naik dari dasar klasemen. Tambahan satu poin hasil mencuri dua set dari Jakarta Electric PLN membuat Falcons kini berada satu tingkat di atas juru kunci.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *