Jakarta – Pelita Jaya Jakarta resmi memperkenalkan tim yang akan berlaga di Indonesian Basketball League (IBL) 2026 dengan tagline “Nyalakan Pelitamu”. Peluncuran tim ini digelar di The Convergence Indonesia, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (8/1/2026), menandai tekad klub untuk kembali meraih gelar juara nasional.
Perombakan signifikan dilakukan pada komposisi tim. Empat pemain lokal baru, Andrew William Lensun, Oka Ananta Yogiswara, Putu J. Satria Pande, dan Victory Jacob Emilio Lobbu, direkrut. Dua pemain rookie, Candra Irawan dan Russell Nyoo, juga diperkenalkan. Mereka menggantikan sejumlah pemain musim sebelumnya.
Di lini pemain asing, Pelita Jaya mengandalkan Jeffree David Withey yang dipertahankan, serta dua pemain baru, Amorie Archibald dan Darious Lee Moten. Perubahan juga terjadi di jajaran pelatih dengan ditunjuknya David Singleton, mantan pelatih tim nasional bola basket Indonesia.
Presiden Pelita Jaya, Andiko Purnomo, menyatakan bahwa pembaruan tim dilakukan demi tujuan positif dan semangat besar untuk mencapai target. Ia menambahkan, desain jersey terbaru dengan motif gigi balang melambangkan ketegasan dan keberanian, merepresentasikan identitas Jakarta sebagai tim kebanggaan ibu kota sejak 1988.
Target utama Pelita Jaya musim ini adalah meraih gelar juara kelima. “Kita mengejar bintang kelima. Tim dirombak dan di-upgrade untuk tujuan juara,” ujar Andiko. Ia menegaskan penguatan dilakukan di semua lini, termasuk nonteknis, demi mengembalikan tradisi juara.
Pemain andalan, Muhamad Arighi, menyuarakan optimisme terhadap komposisi tim saat ini. Ia yakin target juara IBL 2026 dapat tercapai berkat energi positif dan suasana segar dari pemain baru serta sistem baru dari pelatih.
Selain perombakan tim, Pelita Jaya memperkuat sektor pembinaan melalui kerja sama dengan GMC Cirebon untuk pengembangan pemain muda. Langkah ini bertujuan menjembatani kesenjangan pembinaan dari level pelajar ke profesional.
Dengan berbagai pembaruan ini, Pelita Jaya menatap IBL 2026 dengan optimisme tinggi. Target juara kelima diharapkan menjadi kado istimewa bagi Jakarta yang akan merayakan ulang tahun ke-500.











