Jakarta – Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) membuka jalur pembinaan dan rekrutmen atlet domino nasional untuk mewakili Indonesia di berbagai ajang resmi. Proses penjaringan ini dilakukan secara sistematis dan mengikuti standar olahraga prestasi.

PB ORADO menegaskan, mekanisme pembinaan diselaraskan dengan regulasi yang ditetapkan KONI. Langkah ini merupakan komitmen organisasi untuk menjadikan domino sebagai cabang olahraga prestasi yang dikelola secara profesional, akuntabel, dan berlandaskan tata kelola yang sah.

“Kami membangun atlet tidak hanya dari sisi teknik dan strategi permainan, tetapi juga mental bertanding, sportivitas, serta etika olahraga. Domino sebagai cabang olahraga prestasi harus menjunjung tinggi nilai fair play,” ujar Kepala Bidang Teknik dan Wasit PB ORADO, Isra Prasetya Idris, dalam keterangan resminya.

Tahap awal bagi calon atlet adalah terdaftar di bawah naungan Pengurus Cabang (Pengcab) dan Pengurus Provinsi (Pengprov) ORADO. Pendataan dilakukan secara administratif dan terintegrasi dalam database atlet daerah.

Selanjutnya, atlet akan mengikuti sistem pembinaan berjenjang yang mengacu pada pola olahraga prestasi KONI. Program ini mencakup latihan rutin dan terprogram, penguatan strategi serta analisis permainan, pembinaan mental bertanding, hingga pendidikan sportivitas dan etika olahraga dari level kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.

Atlet juga diwajibkan tampil di kejuaraan resmi seperti Kejurcab, Kejurda, dan Kejurnas ORADO. Capaian prestasi dalam ajang tersebut menjadi dasar seleksi untuk masuk tim daerah maupun nasional melalui sistem seleksi terbuka dan objektif.

Atlet berprestasi akan direkomendasikan Pengprov ORADO untuk masuk dalam daftar atlet binaan PB ORADO, berdasarkan rekam jejak kompetisi dan pencapaian prestasi.

PB ORADO menekankan integritas sebagai fondasi utama pembinaan. Atlet wajib menjunjung nilai fair play, menolak manipulasi pertandingan, serta menjauhkan diri dari praktik perjudian demi menjaga marwah domino sebagai olahraga prestasi nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *