Jakarta – Nike tengah melakukan investigasi mendalam terkait masalah desain pada sejumlah seragam tim nasional menjelang Piala Dunia FIFA 2026. Langkah ini diambil menyusul temuan kejanggalan pada kostum yang digunakan sejumlah tim saat jeda internasional bulan lalu.
Laporan media Inggris menyoroti adanya tonjolan di sekitar jahitan bahu pada jersey yang dikenakan pemain tim nasional Inggris, Prancis, dan Uruguay. Kondisi tersebut memicu perhatian publik serta pertanyaan dari para penggemar mengenai standar kualitas desain apparel tersebut.
Menanggapi hal itu, juru bicara Nike mengakui adanya “masalah kecil” pada seragam tersebut. Namun, pihak perusahaan menegaskan bahwa kendala itu hanya menyangkut aspek estetika dan dipastikan tidak memengaruhi performa pemain di lapangan.
Permasalahan ini tidak hanya ditemukan pada jersey yang digunakan dalam pertandingan, tetapi juga pada versi replika yang dijual kepada suporter. Hal ini memicu kekhawatiran di kalangan penggemar terkait kualitas produk yang beredar di pasaran.
Sebagai produsen perlengkapan olahraga, Nike memasok seragam bagi sejumlah peserta Piala Dunia, termasuk tuan rumah Amerika Serikat dan Kanada, serta tim besar seperti Brasil, Belanda, dan Kroasia. Seragam tersebut sebenarnya dirancang dengan teknologi pendingin khusus untuk mengantisipasi suhu tinggi selama turnamen yang akan dimulai pada 11 Juni mendatang.
Isu ini muncul di tengah upaya Nike untuk memperbaiki inovasi produk dan kinerja keuangan perusahaan. CEO Nike, Elliott Hill, sebelumnya telah berkomitmen untuk mengembalikan fokus perusahaan pada olahraga inti. Sebagai langkah strategis, Nike juga menunjuk Andy Caine sebagai kepala inovasi untuk memperkuat pengembangan produk ke depan.










