Newcastle – Pelatih Newcastle United, Eddie Howe, mengakui transfer Alexander Isak merugikan klub. Situasi ini dinilai tidak menguntungkan bagi semua pihak.

Howe menegaskan klub akan selalu bertindak demi kepentingan terbaik Newcastle United.

“Ini situasi yang merugikan. Saya rasa kami tidak akan keluar dari situasi ini dengan kemenangan,” kata Howe, Sabtu (23/8/2025).

Alexander Isak santer dikabarkan ingin hengkang dari Newcastle pada musim ini. Liverpool menjadi klub yang berpotensi menjadi pelabuhan barunya.

Liverpool bahkan dilaporkan telah mengajukan tawaran sebesar 120 juta poundsterling (sekitar Rp2,6 triliun). Namun, Newcastle menolak tawaran tersebut dan menyatakan Isak tidak dijual.

Isak akhirnya buka suara terkait keinginannya untuk pindah. Ia merasa ada janji yang diingkari oleh manajemen klub.

“Ketika janji dilanggar dan kepercayaan hilang, hubungan tidak bisa dilanjutkan,” tulis Isak di akun Instagram pribadinya.

Howe memastikan Isak tidak akan masuk skuad Newcastle saat menjamu Liverpool pada Selasa (26/8/2025).

Meski tidak bisa memprediksi akhir dari situasi ini, Howe berharap Isak bisa kembali ke skuad Newcastle.

“Tentu saja saya ingin dia kembali ke skuad Newcastle. Dia terikat kontrak dengan kami dan dia adalah pemain kami. Harapan saya adalah dia akan bermain bersama kami,” ujar Howe.

Sejak bergabung dengan Newcastle pada musim 2022/2023, Isak telah mencetak 69 gol dan 11 assist. Musim lalu menjadi musim terbaiknya dengan 23 gol di Liga Inggris, hanya kalah dari Mohamed Salah yang menjadi top skor dengan 29 gol.

Menjelang laga kandang pertama musim ini, Howe mengatakan pertandingan kandang pertama selalu seru.

Newcastle terakhir kali mengalahkan Liverpool di Liga Inggris pada Desember 2015 dengan skor 2-0 di St. James’ Park.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *