Kuala Lumpur – Klub-klub sepak bola dikabarkan mulai memutus kontrak sejumlah pemain naturalisasi Malaysia yang tersangkut skandal sanksi FIFA. Langkah tegas ini diambil untuk menghindari risiko masalah serius atau penangguhan di masa depan. Mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) FAM, Christopher Raj, menerka bahwa klub-klub tersebut telah membuat penilaian matang, menyusul penolakan banding FIFA dan rencana Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) membawa kasus ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Beberapa pemain yang telah atau akan diputus kontraknya antara lain Imanol Machuca dari Velez Sarsfield, Gabriel Palmero yang kontraknya diakhiri oleh klub kasta empat Liga Spanyol, serta Rodrigo Holgado yang nasibnya masih diproses oleh America de Cali.
Menurut Christopher Raj, keputusan ini bukan tanpa alasan. Klub-klub disebut telah memahami konsekuensi yang mungkin mereka hadapi jika mempertahankan pemain yang terlibat. “Pendapat saya, klub-klub tahu apa yang mereka hadapi. Oleh karena itu, ada beberapa klub yang ingin mengakhiri kontrak,” ujar Christopher Raj.
Ia menambahkan, “Saya pikir klub tidak ingin diskors atau mengambil tindakan atas kecurangan yang dilakukan oleh pemain yang bersangkutan. Jadi, kami melihat beberapa tim sudah mulai bertindak sebelum FIFA mengambil tindakan.”
Klub-klub yang bertindak cepat ini, lanjut Christopher Raj, tampaknya juga meragukan peluang FAM untuk memenangkan banding di FIFA maupun Pengadilan CAS. Seperti diketahui, setelah banding awal ditolak FIFA, FAM memutuskan untuk membawa kasus ini ke CAS sebagai upaya terakhir.
Keputusan FAM untuk mengajukan banding ke CAS justru menuai kritik dari berbagai pihak. Sejumlah pengamat dan ahli menilai langkah tersebut sia-sia, karena kecil kemungkinan akan mengubah fakta yang telah ditunjukkan oleh FIFA.
“Tampaknya klub-klub awalnya yakin bahwa peluang untuk mendapatkan banding dari FIFA kurang efektif. FAM perlu bekerja lebih keras, dan membawa masalah ini ke CAS. Saya yakin akan ada berita baru nanti,” pungkas Christopher Raj.
Di tengah kasus ini, berbagai spekulasi mengenai masa depan sepak bola Malaysia juga bermunculan. Banyak pihak khawatir Malaysia akan menerima sanksi berat, mulai dari pengurangan poin, pembatalan pertandingan, hingga penangguhan tim nasional maupun federasi.
Meski demikian, publik harus bersabar menunggu keputusan final dari Pengadilan CAS. Sambil menanti hasil tersebut, Timnas Harimau Malaya dijadwalkan masih akan menjalani sejumlah pertandingan.
Menarik untuk dinantikan bagaimana akhir dari skandal ini dan bagaimana nasib sepak bola Malaysia ke depan.











