Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo memberikan apresiasi atas pengukuhan kepengurusan baru Akuatik Indonesia periode 2025-2029.
Anindya Bakrie kembali dipercaya untuk memimpin federasi akuatik untuk ketiga kalinya.
Pengukuhan kepengurusan berlangsung di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Senin (4/8/2025).
Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, memimpin langsung acara pengukuhan tersebut.
Dito menilai Anindya Bakrie telah menunjukkan kinerja yang sangat baik selama dua periode kepemimpinannya.
“Saya rasa sudah membuahkan hasil yang sangat baik, sangat banyak. Atlet-atlet muda dari pelatnas sekarang berusia 16 tahun atau tidak jauh,” ujar Dito.
Menpora berharap, di periode ketiga kepemimpinan Anindya, Akuatik Indonesia dapat semakin kompetitif di kancah internasional.
Target utama yang dicanangkan adalah meraih prestasi di Olimpiade Los Angeles 2028.
Pemerintah, kata Dito, akan mendukung Akuatik Indonesia dalam tiga hal utama.
Ketiga hal tersebut adalah infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia (SDM), dan sinergi dengan federasi.
Saat ini, pemerintah sedang membangun Cibubur Youth Elite Center, yang salah satu fokusnya adalah olahraga akuatik.
Pengembangan pusat pelatihan baru juga direncanakan di kawasan dekat Cibubur.
“Infrastruktur kami membangun Cibubur Youth Elite Center untuk anak muda, satu di antaranya cabor akuatik. Insyaallah nanti ada pengembangan lagi training center yang tidak jauh dari Cibubur, yang lebih besar lagi,” jelasnya.
Pemerintah juga akan meningkatkan SDM dengan memberikan beasiswa pendidikan untuk atlet dan tenaga olahraga.
“Bagaimana kita menyiapkan SDM, yaitu saat ini kita sudah memiliki beasiswa S2 tenaga olahraga sampai atlet. Selanjutnya, kita mengusulkan untuk S1-nya,” ungkap Dito.
Pilar ketiga adalah sinergi antara pemerintah dan federasi untuk memperbanyak kejuaraan nasional terstruktur.
Tujuannya adalah sebagai persiapan menuju multievent internasional.











