JAKARTA – Paris Saint-Germain (PSG) menjuarai Piala Super Prancis usai menaklukkan Marseille melalui drama adu penalti. Pertandingan final yang digelar di Stadion Internasional Jaber Al Ahmad, Ardiya, Kuwait, Kamis (9/1) malam waktu setempat, berlangsung sengit.
Pelatih PSG, Luis Enrique, mengakui Marseille memberikan perlawanan yang menyulitkan. Ia menilai timnya tidak bermain seperti biasanya pada laga tersebut.
“Pertandingan ini sulit. Marseille benar-benar memberikan ujian,” ujar Enrique seperti dikutip dari laman resmi klub, Jumat (10/1).
Meski demikian, Enrique memuji semangat juang anak asuhnya yang pantang menyerah hingga babak adu penalti. Sempat tertinggal, PSG mampu menyamakan kedudukan, yang menurut Enrique menunjukkan karakter dan mentalitas tim.
“Kami bertarung hingga menit terakhir. Adu penalti sedikit membawa keberuntungan bagi kami! Kami sangat senang, tim sangat senang, dan ini penting bagi para pendukung kami,” ungkapnya.
Pertandingan berakhir imbang 2-2 di waktu normal. PSG akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 4-1 pada babak adu penalti.
Gol-gol PSG dalam pertandingan ini dicetak oleh Ousmane Dembele dan Goncalo Ramos. Sementara gol Marseille dicetak oleh Mason Greenwood dan Willian Pacho (GBD).
Enrique secara khusus memberikan pujian kepada Goncalo Ramos atas semangat juangnya. “Saya harus mengucapkan selamat kepada para pemain saya, terutama Gonçalo Ramos karena dia seorang pejuang. Dia selalu siap, bermain satu menit, dua menit… dia siap. Dia seorang pejuang dan kami sangat senang memiliki Gonçalo bersama kami,” jelas Enrique.











