Padang – Juventus tengah berupaya membangun kembali struktur tim dan manajemen setelah beberapa tahun mengalami ketidakstabilan. Langkah signifikan adalah penunjukan Giorgio Chiellini sebagai Direktur Strategi Sepak Bola klub.

Mantan kapten Juventus itu dipercaya untuk membantu membangun arah baru Bianconeri dari sisi teknis dan filosofi permainan.

Nicola Legrottaglie, mantan rekan setim Chiellini, menilai keputusan tersebut sangat tepat.

Legrottaglie menekankan bahwa Juventus saat ini membutuhkan sosok yang bisa memulihkan citra klub. “Juventus membutuhkan citra yang kredibel saat ini, dan dalam hal ini, Giorgio adalah sosok yang tepat,” ujarnya kepada Tuttosport.

“Dia pernah menjadi kapten klub, pribadi yang cerdas, dan selalu berpikir melampaui lapangan. Tentu, dia juga butuh waktu, tapi jika kita kembali ke nilai-nilai dasar klub, maka keputusan ini benar.”

Legrottaglie juga menyinggung kemungkinan Alessandro Del Piero kembali ke Juventus dalam kapasitas manajerial. Menurutnya, kehadiran legenda berjuluk Pinturicchio itu akan menambah dimensi penting dalam proses pembentukan ulang identitas klub.

“Mengapa tidak menghadirkan seseorang seperti Alex Del Piero sebagai manajer?” kata Legrottaglie. “Bagaimana mungkin kita tidak berpikir soal Alex? Ia akan menjadi titik acuan baru bagi klub.”

Legrottaglie menyebut Del Piero memiliki kualitas unik yang menjadikannya sosok ideal untuk membantu Juventus menemukan kembali jati dirinya. “Alex punya karisma, kedalaman, dan kualitas yang sangat tinggi,” ujarnya.

Kehadiran dua figur legendaris seperti Chiellini dan Del Piero dinilai akan memberikan pengaruh besar terhadap arah klub, baik secara budaya maupun profesional.

“Ide menghadirkan Del Piero bersama Chiellini akan membawa sentuhan khas Juventus yang signifikan,” kata Legrottaglie. “Perannya nanti akan bergantung pada dinamika internal klub, tetapi itu pasti menjadi keputusan yang tepat.”

Dengan kombinasi antara pengalaman manajemen modern dan nilai-nilai lama yang dihidupkan kembali oleh para legenda klub, Juventus kini tampak berusaha membangun kembali pondasi kejayaan mereka — baik di lapangan maupun di luar lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *