Semarang – Jakarta Bhayangkara Presisi resmi mengamankan tiket ke babak grand final Proliga 2026 sektor putra. Kepastian ini didapat setelah Surabaya Samator menelan kekalahan telak 3-0 (25-15, 25-21, 25-21) atas Jakarta LavAni Livin Transmedia di GOR Jatidiri, Semarang, Kamis (16/4).

Kekalahan tersebut sekaligus menutup peluang Surabaya Samator untuk melaju ke partai puncak, sementara hasil ini otomatis mengunci posisi dua besar bagi Bhayangkara Presisi di klasemen Final Four.

Dalam laga tersebut, LavAni tampil dominan meski sudah memastikan diri lolos ke final lebih awal. Pelatih David Lee tetap menurunkan kekuatan penuh dengan mengandalkan trio Georg Grozer, Taylor Sander, dan Boy Arnez.

Sebaliknya, Surabaya Samator justru melakukan rotasi pemain. Mereka tidak menurunkan sejumlah pilar utama seperti Rama Fazza Fauzan, Lyvan Taboada, dan Jordan Susanto, sehingga kesulitan membendung serangan agresif dari LavAni.

Kemenangan ini memperpanjang rekor sempurna LavAni yang belum terkalahkan sejak babak reguler hingga Final Four. Saat ini, LavAni kokoh di puncak klasemen dengan raihan 15 poin.

Dengan tersingkirnya Samator, grand final Proliga 2026 sektor putra dipastikan akan mempertemukan dua tim terkuat, yakni Jakarta LavAni Livin Transmedia melawan Jakarta Bhayangkara Presisi.

Kedua tim dijadwalkan masih akan bertemu dalam laga sisa di seri Semarang. Meski hasil pertandingan tersebut tidak lagi menentukan nasib kedua tim, laga ini menjadi ajang pembuktian bagi LavAni untuk menjaga rekor sempurna, sekaligus kesempatan bagi Bhayangkara Presisi untuk mengukur kekuatan lawan sebelum laga final sesungguhnya.

Klasemen Final Four Proliga 2026 Putra (per 16 April):

  1. Jakarta LavAni Livin Transmedia: 15 poin
  2. Jakarta Bhayangkara Presisi: 9 poin
  3. Surabaya Samator: 3 poin
  4. Jakarta Garuda Jaya: 0 poin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *