Jakarta Barat – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menutup secara resmi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) 2026 yang digelar di Hotel Pullman, Kamis (21/5/2026). Forum ini menghasilkan sejumlah keputusan strategis yang akan mengarahkan pengelolaan olahraga nasional ke depan.

Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian acara berjalan lancar sejak dibuka oleh Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat. “Alhamdulillah sepanjang hari ini sejak Rakernas dibuka Wamenpora Bapak Taufik Hidayat, seluruh agenda berjalan dengan baik,” ujarnya.

Dalam Rakernas, peserta menyetujui laporan program kerja KONI tahun 2025 dan menyusun rencana kerja untuk 2026. Pembahasan meliputi hasil Komisi A dan B yang membidangi organisasi, hukum, media, pembinaan prestasi, sport science, serta kesejahteraan pelaku olahraga.

Salah satu keputusan penting adalah pengesahan Pengurus Besar Federasi Olahraga Domino Indonesia (PB ORADO) sebagai anggota resmi KONI Pusat, sehingga total anggota kini mencapai 82 organisasi.

Musornaslub juga mengesahkan revisi Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI 2020. Revisi ini menambahkan kode etik organisasi sebagai norma moral resmi dan mengubah aturan masa jabatan pimpinan organisasi olahraga. Kini, ketua umum dapat menjabat lebih dari dua periode dengan syarat aklamasi penuh dari anggota.

Selain itu, aturan terkait rangkap jabatan diperketat. Ketua umum, sekretaris jenderal, dan bendahara dilarang merangkap jabatan di organisasi olahraga lain, baik secara horizontal maupun vertikal.

KONI menegaskan penambahan agenda multievent nasional seperti PON Bela Diri, PON Pantai, PON Indoor, dan PON Remaja sebagai bagian dari pengembangan olahraga prestasi nasional.

Inovasi lain yang diperkenalkan adalah pembentukan bidang baru bernama Intelijen Olahraga dalam struktur organisasi KONI. Bidang ini bertujuan memetakan kekuatan olahraga nasional secara lebih modern dan terukur.

Dalam Musornaslub, KONI menetapkan Banten dan Lampung sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032 setelah melalui proses visitasi dan penilaian ketat. Ketua Tim Penjaring dan Penyaring calon tuan rumah PON XXIII/2032, Mayjen TNI Purn Dr. Suwarno, menyatakan bahwa Banten unggul dalam kesiapan venue, hotel, dan fasilitas kesehatan.

Keputusan ini menjadi langkah penting dalam persiapan pelaksanaan PON yang diharapkan dapat mendorong kemajuan olahraga Indonesia secara menyeluruh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *