Jakarta – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI Pusat) menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dalam mengusut tuntas dugaan pelecehan seksual dan kekerasan yang dilakukan oknum pelatih berinisial HB terhadap atlet.
Dukungan ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, melalui siaran pers pada Minggu, 1 Maret 2026.
“Saya selaku Ketua Umum KONI Pusat memberikan dukungan penuh kepada Kemenpora dan FPTI dalam melakukan pendalaman atas dugaan pelecehan seksual yang melibatkan salah satu pelatih,” ujar Marciano.
Ia menegaskan bahwa tindakan pelecehan seksual tidak boleh terjadi di lingkungan olahraga Indonesia. Perbuatan tersebut dinilai mencederai nilai-nilai luhur olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas, saling menghormati, dan ketaatan pada aturan.
“Atlet, pelatih, dan ofisial adalah Patriot Olahraga Indonesia yang wajib dilindungi,” tegas Marciano.
KONI Pusat mendorong agar sanksi tegas dijatuhkan kepada pelaku jika terbukti melakukan pelecehan seksual maupun kekerasan fisik.
“Jika terbukti, sanksi tegas harus diberikan sesuai peraturan yang berlaku agar kejadian serupa tidak terulang. Prestasi yang membanggakan harus dibarengi keteladanan, bukan justru tindakan tidak terpuji yang mengecewakan insan olahraga,” tandasnya.
Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, telah menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet di lingkungan pemusatan latihan nasional panjat tebing.
Erick Thohir juga menggagas pembukaan saluran pengaduan khusus bagi atlet yang pernah atau sedang menjadi korban kekerasan seksual. Laporan dapat disampaikan melalui email pengaduan.atlet@kemenpora.go.id.
“Saya pastikan, jika ada oknum yang melakukan pelecehan seksual terhadap atlet kita, tim akan bekerja keras melakukan investigasi. Sanksinya bisa larangan seumur hidup terlibat dalam olahraga, dan bila perlu dibawa ke ranah hukum,” tegas Erick Thohir.











