Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membuka seleksi terbuka untuk mengisi posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga.

Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya ini terbuka bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun profesional non-ASN yang ingin berkontribusi memajukan industri olahraga nasional.

Proses seleksi akan diawasi oleh panitia seleksi (pansel) yang terdiri dari unsur profesional, akademisi, dan pejabat pemerintahan. Pembentukan pansel lintas unsur ini bertujuan menjamin transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Panitia seleksi JPT Madya diketuai oleh Sekretaris Kemenpora RI Gunawan Suswantoro. Anggota pansel lainnya adalah Amperawan dari Kementerian Sekretariat Negara, Sekretaris Kementerian BUMN Rabin Indrajad Hattari, profesional Susyanto, serta akademisi dan praktisi hukum Chandra Hamzah.

Gunawan Suswantoro merupakan birokrat senior yang memulai karier di Kementerian Dalam Negeri pada 1993. Ia pernah menjabat Sekretaris Jenderal Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebelum menjadi Sesmenpora. Di bawah kepemimpinannya, Kemenpora meraih sejumlah penghargaan nasional pada 2025 di bidang tata kelola dan komunikasi publik.

Amperawan saat ini menjabat Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan, dan Pemberdayaan Masyarakat di Sekretariat Dukungan Kabinet. Ia memiliki rekam jejak panjang di Sekretariat Kabinet, termasuk sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan, serta pernah menjadi Komisaris dan Anggota Komite Audit PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero).

Rabin Indrajad Hattari dikenal sebagai ekonom berpengalaman di tingkat internasional. Ia pernah menjadi analis di Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) di Washington DC. Sejak 2023, Rabin menjabat Sekretaris Kementerian BUMN dan pada 2025 dipercaya sebagai Komisaris Utama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Dari unsur profesional, Susyanto memiliki pengalaman panjang di lingkungan BUMN dan pemerintahan. Ia pernah menjabat Sekretaris Kementerian BUMN serta Komisaris Utama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero). Susyanto memiliki keahlian kuat di bidang hukum, pengelolaan aset negara, dan manajemen korporasi BUMN.

Chandra Hamzah adalah tokoh hukum nasional, mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta pernah menjabat Komisaris Utama PT PLN (Persero). Lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini aktif dalam pengembangan kebijakan hukum dan memiliki sejumlah lisensi profesi di bidang hukum dan konsultasi.

Kelima anggota panitia seleksi ditetapkan melalui Keputusan Menpora RI Nomor 207 Tahun 2025 tentang Pengangkatan Panitia Seleksi JPT Madya Kemenpora. Kemenpora optimistis proses seleksi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga akan berjalan profesional dan bebas dari intervensi berkat rekam jejak dan kapabilitas para anggotanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *