Surabaya – Jakarta Pertamina Enduro (JPE) bangkit dari kekalahan sebelumnya dan menjaga asa menuju Grand Final Proliga 2026. Tim juara bertahan ini menundukkan Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 3-1 (25-18, 25-19, 18-25, 25-23) dalam laga Final Four putaran pertama di Jawa Pos Arena, Surabaya, Sabtu malam (4/4/2026).
Kemenangan ini krusial bagi JPE yang sebelumnya takluk 2-3 dari Jakarta Electric PLN Mobile. Tekanan besar menyelimuti tim ini, menjadikan laga melawan Popsivo bukan hanya soal menang, tetapi menjaga peluang tetap terbuka ke babak puncak.
Pertandingan berlangsung ketat sejak set pertama. Popsivo sempat memimpin melalui serangan Yonkaira Pena dan Malwina Smarzek. Namun, JPE yang dinakhodai Irina Voronkova perlahan bangkit. Setelah tertinggal di pertengahan set, JPE membalikkan keadaan dan menutup set pertama 25-18 berkat poin penentu dari Megawati.
Memasuki set kedua, JPE menunjukkan performa terbaiknya. Variasi serangan efektif dan pertahanan disiplin membuat keunggulan poin terus melebar. Popsivo kesulitan mengembangkan permainan, dan JPE kembali mengamankan set kedua dengan skor 25-19.
Saat pertandingan diprediksi berakhir cepat, Popsivo bangkit di set ketiga. Mereka bermain lebih rapi, mengurangi kesalahan, dan berhasil menekan pertahanan JPE. Koordinasi JPE menurun, kehilangan momentum, yang dimanfaatkan Popsivo untuk merebut set ketiga 25-18.
Set keempat menjadi penentu yang menegangkan. Kedua tim saling kejar poin hingga skor imbang 20-20, bahkan 23-23. Dalam momen krusial, JPE tampil lebih tenang dan akhirnya menutup set keempat 25-23, memastikan kemenangan 3-1.
Usai laga, Megawati Hangestri mengakui timnya belum tampil sempurna meski meraih kemenangan penting. “Permainan timnya hari ini penuh semangat, meski kita kadang-kadang juga kurang fokus,” ujarnya.











