Jakarta – Pertandingan Clash of Legends yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu (18/4/2026) malam menghadirkan momen berharga bagi Irfan Bachdim dan Arthur Irawan. Keduanya merasakan kebahagiaan dan kebanggaan bisa bermain bersama para legenda sepak bola dunia, meski tim mereka, DRX World Legends, harus mengakui keunggulan Barcelona Legends dengan skor 0-3.
Irfan Bachdim menyebut pengalaman tersebut seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Ia mengaku suasana pertandingan membawanya kembali ke masa kecil yang penuh kegembiraan dan emosi. Namun, Irfan juga menyampaikan kekecewaannya karena idolanya, Patrick Kluivert, tidak bisa tampil akibat cedera. “Jujur, salah satu alasan besar saya mengejar mimpi di sepak bola karena Patrick Kluivert. Sayang sekali dia tidak bisa main karena cedera,” ujarnya.
Sementara itu, Arthur Irawan merasa terhormat bisa bermain bersama para legenda, termasuk tim Barcelona Legends. Meski sudah lama tidak bermain secara kompetitif, Arthur berusaha memberikan penampilan terbaik saat dipercaya turun ke lapangan. “Sekarang lebih banyak main padel. Tapi di lapangan saya tetap mencoba yang terbaik. Sangat seru,” katanya.
Clash of Legends sendiri menjadi ajang nostalgia sekaligus hiburan bagi para penggemar sepak bola di Indonesia. Ribuan penonton memadati stadion untuk menyaksikan aksi para bintang yang pernah bersinar di kancah internasional, menjadikan acara ini sebagai momen yang tak terlupakan bagi semua pihak yang terlibat.










