Washington DC – Iran memutuskan untuk memboikot undian Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Washington, Amerika Serikat. Keputusan ini diambil setelah sejumlah anggota delegasi Iran tidak mendapatkan visa.

Juru bicara Federasi Sepak Bola Iran, Amir-Mahdi Alavi, menuding adanya hambatan visa yang dialami para pejabat Iran. Menurutnya, masalah ini melampaui pertimbangan olahraga semata.

Alavi menyatakan bahwa Federasi Sepak Bola Iran telah menghubungi FIFA untuk membantu menyelesaikan persoalan ini. Namun, hingga saat ini belum ada tanggapan dari Gedung Putih maupun FIFA terkait rencana boikot tersebut.

Sebelumnya, pemerintahan Presiden Donald Trump mengumumkan larangan perjalanan terhadap warga dari 12 negara, termasuk Iran. Daftar tersebut juga mencakup Haiti, yang baru saja memastikan diri lolos ke Piala Dunia.

Meskipun demikian, pemerintah AS sebelumnya menjanjikan pengecualian bagi atlet, pelatih, staf pendukung, dan anggota keluarga dekat yang bepergian untuk Piala Dunia, Olimpiade, atau ajang olahraga besar lainnya. Belum jelas apakah pengecualian tersebut juga mencakup acara undian Piala Dunia yang digelar pada 5 Desember 2025 di Kennedy Center.

Delegasi Iran sedianya akan dipimpin oleh Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj. Taj merupakan salah satu pejabat tertinggi sepak bola Asia dan anggota dua komite FIFA yang mengawasi penyelenggaraan Piala Dunia. Ia juga menjabat sebagai wakil presiden Konfederasi Sepak Bola Asia serta anggota panel FIFA yang menangani kompetisi dan tim nasional putra.

Prosedur Pengundian Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi pertama yang menampilkan 48 tim. FIFA telah mengonfirmasi prosedur penentuan komposisi 12 grup yang masing-masing berisi empat tim. Undian putaran final akan digelar pada Jumat, 5 Desember, di John F. Kennedy Center for the Performing Arts, Washington DC.

Sesuai prosedur, tiga tuan rumah, Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat, menempati Pot 1. Sebanyak 39 tim lain yang telah lolos akan dibagi dalam empat pot berisi masing-masing 12 tim berdasarkan Peringkat Dunia FIFA per 19 November 2025.

Pot Undian Piala Dunia 2026

Pot 1: Kanada, Meksiko, Amerika Serikat, Spanyol, Argentina, Prancis, Inggris, Brasil, Portugal, Belanda, Belgia, Jerman

Pot 2: Kroasia, Maroko, Kolombia, Uruguay, Swiss, Jepang, Senegal, Iran, Korea Selatan, Ekuador, Austria, Australia

Pot 3: Norwegia, Panama, Mesir, Aljazair, Skotlandia, Paraguay, Tunisia, Pantai Gading, Uzbekistan, Qatar, Arab Saudi, Afrika Selatan

Pot 4: Yordania, Tanjung Verde, Ghana, Curacao, Haiti, Selandia Baru, Play-off Eropa A–D, Play-off FIFA 1 dan 2

Undian akan dimulai dari Pot 1, diikuti Pot 2, Pot 3, dan Pot 4. Seluruh tim Pot 1 akan mengisi posisi pertama di Grup A hingga Grup L. Ketentuan khusus untuk tuan rumah akan diidentifikasi dengan warna bola berbeda: Meksiko (bola hijau), Kanada (bola merah), Amerika Serikat (bola biru).

Penempatan ini telah ditetapkan dalam jadwal turnamen yang dirilis 4 Februari 2024. Sembilan tim lain di Pot 1 otomatis mengisi posisi 1 di grup masing-masing. Untuk menjaga level kompetisi, FIFA menetapkan dua jalur yang memisahkan tim-tim unggulan.

Empat tim teratas dalam peringkat dunia mendapat perlakuan khusus. Spanyol (peringkat 1) dan Argentina (peringkat 2) akan diundi ke dua jalur berbeda. Prinsip sama berlaku untuk Prancis (peringkat 3) dan Inggris (peringkat 4). Jika semuanya menjadi juara grup, mereka dipastikan tidak bertemu sebelum final.

Seperti aturan standar FIFA, satu grup tidak boleh diisi lebih dari satu tim dari konfederasi yang sama, kecuali UEFA yang memiliki 16 wakil. Setiap grup wajib memiliki minimal satu dan maksimal dua wakil UEFA.

Posisi dalam grup bagi tim dari Pot 2–4 ditentukan oleh pola alokasi yang sudah disusun FIFA dalam dokumen resmi undian. Setelah grupnya ditentukan, nomor posisi (misalnya A2, B3, D4) mengikuti aturan pot dan pola distribusi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *