Jakarta – Menjelang semifinal Piala Uber 2026 melawan Korea Selatan pada Sabtu (2/5/2026), Tim Uber Indonesia melakukan perubahan strategi penting. Salah satu langkah utama adalah mengembalikan pasangan ganda putri andalan, Febriana Dwipuji Kusuma dan Amalia Cahaya Pratiwi, ke posisi ganda pertama.

Pelatih ganda putri Indonesia, Karel Mainaky, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan pemain. “Kami memilih pasangan ini setelah observasi mendalam dan diskusi dengan tim pendukung, mengacu pada hasil latihan terakhir,” ujarnya. Karel menilai kondisi Ana/Tiwi saat ini lebih siap dibandingkan pasangan lain yang belum mencapai performa optimal untuk pertandingan krusial.

Selain itu, terjadi pergantian di sektor tunggal kedua, di mana Thalita Ramadhani Wiryawan menggantikan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi. Perubahan ini diharapkan dapat memperkuat skuad Merah Putih dalam menghadapi lawan berat dari Korea Selatan.

Di atas kertas, Ana/Tiwi akan menghadapi pasangan Korea Lee So Hee dan Baek Ha Na yang menempati peringkat tiga dunia. Rekor pertemuan kedua pasangan masih didominasi oleh Korea dengan skor 2-1. Namun, kemenangan dua gim langsung yang diraih Ana/Tiwi pada Kejuaraan Dunia 2025 menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan sengit ini.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Eng Hian, memberikan apresiasi atas perjuangan tim yang berhasil menembus semifinal setelah mengalahkan Denmark 3-1. Ia juga mengingatkan para pemain untuk tampil berani dan memberikan performa terbaik meskipun menghadapi lawan dengan peringkat lebih tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *