Nakhon Ratchasima – Kontingen Indonesia menorehkan prestasi gemilang dengan menduduki peringkat kedua perolehan medali pada ASEAN Para Games (APG) 2025 di Thailand. Para atlet disabilitas Indonesia berhasil mengumpulkan total 393 medali, terdiri dari 135 emas, 143 perak, dan 114 perunggu.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengapresiasi pencapaian luar biasa ini. Melalui akun media sosialnya, Erick Thohir memuji perjuangan keras para atlet yang dinilainya sangat membanggakan.
“Perjuangan kalian (Kontingen Indonesia) begitu luar biasa,” ujar Erick Thohir dalam keterangannya yang beredar di Jakarta, Senin.
Perolehan 135 medali emas ini sesuai dengan target awal Kontingen Indonesia untuk menembus tiga besar. Target tersebut dinilai realistis mengingat beberapa nomor unggulan tidak dipertandingkan dan adanya pengurangan partisipasi dari beberapa negara peserta.
Cabang olahraga atletik menjadi penyumbang medali emas terbanyak bagi Indonesia dengan raihan 44 emas. Disusul oleh cabang para renang yang menyumbangkan 29 emas, serta para bulu tangkis yang berhasil mengoleksi 12 emas, melampaui target yang ditetapkan.
Menpora Erick Thohir juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran pengurus NPC Indonesia, Chef de Mission Kontingen Indonesia APG 2025 Reda Manthovani, seluruh atlet, pelatih, dan tim ofisial atas kerja keras dan dedikasi mereka.
“Kami bangga, perjuangan kalian membuat Merah Putih berkibar di panggung internasional,” tegas Erick Thohir.
Sebelumnya, Erick Thohir turut hadir langsung di Thailand untuk memberikan dukungan moral dan semangat kepada para atlet. Ia juga meninjau fasilitas pendukung kontingen, termasuk layanan klinik dan kesehatan.
Inisiatif Kontingen Indonesia dalam membuka dapur umum yang tidak hanya memenuhi kebutuhan sendiri tetapi juga membantu kontingen negara lain turut mendapat pujian dari Menpora.











