Jakarta – Babak playoff Indonesian Basketball League (IBL) 2026 resmi dimulai pada Sabtu, 23 Mei 2026, dengan pertandingan pembuka antara Satria Muda Pertamina yang menempati posisi kedua melawan Hangtuah Jakarta di peringkat ketujuh. Laga ini dijadwalkan berlangsung di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pukul 17.00 WIB.

Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, menjelaskan bahwa format playoff tahun ini mengalami perubahan. Putaran pertama menggunakan sistem best-of-three, sementara babak semifinal dan final akan menerapkan format best-of-five. Junas menyatakan, “Putaran pertama menerapkan format best-of-three, sedangkan semifinal dan final pakai best-of-five.”

Sistem kandang dan tandang juga diatur secara khusus, di mana tim dengan peringkat lebih rendah akan menjadi tuan rumah pada pertandingan pertama. Oleh karena itu, Hangtuah Jakarta mendapat kesempatan menjamu Satria Muda di laga pembuka. Pertandingan kedua akan berlangsung di Bandung Arena, markas Satria Muda, pada Rabu, 27 Mei 2026. Jika seri, gim ketiga akan kembali digelar di kandang Satria Muda pada Sabtu, 30 Mei 2026. Junas menambahkan, “Laga di kandang dan tandang berlaku bagi tim lain sesuai peringkat yang lebih rendah dan tinggi.”

Selain duel Satria Muda vs Hangtuah, putaran pertama juga menghadirkan sejumlah pertandingan menarik lainnya. Kesatria Bengawan Solo akan berhadapan dengan Bogor Hornbills di Sritex Arena, Solo, pada 23 Mei. RANS Simba Bogor akan menjamu Pelita Jaya Jakarta di Gymnasium SV IPB, Bogor, pada 24 Mei. Sementara itu, Tangerang Hawks akan melawan Dewa United Banten di Indomilk Arena, Tangerang, pada 28 Mei.

Putaran pertama dijadwalkan selesai pada 1 Juni 2026. Babak semifinal akan berlangsung mulai 5 hingga 15 Juni 2026, dan puncaknya babak final digelar pada 19 hingga 28 Juni 2026 dengan format best-of-five. Sistem ini diharapkan mampu menciptakan pertandingan yang lebih kompetitif dan adil, sesuai dengan performa tim selama musim reguler.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *