Oslo – Penyerang tim nasional Norwegia, Erling Haaland, mencatatkan prestasi gemilang dengan menembus daftar puncak top skorer Piala Dunia 2026. Keberhasilan ini dipastikan setelah pemain berusia 26 tahun tersebut mencetak dua gol krusial ke gawang Brasil dalam laga babak 16 besar yang berlangsung pada Senin (6/7/2026) waktu setempat.
Dalam duel sengit tersebut, Norwegia berhasil menundukkan Brasil dengan skor tipis 2-1. Haaland menjadi aktor utama kemenangan The Vikings melalui gol yang dicetaknya pada menit ke-79 lewat sundulan kepala, disusul oleh gol spektakuler melalui tendangan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-90. Brasil sempat memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Neymar pada menit ke-90+10, namun skor tetap bertahan untuk keunggulan Norwegia.
Tambahan dua gol tersebut membuat Haaland kini mengoleksi total tujuh gol di sepanjang turnamen. Raihan ini menempatkan dirinya sejajar dengan dua megabintang sepak bola dunia, Lionel Messi dan Kylian Mbappe, yang juga telah mengumpulkan jumlah gol serupa. Pencapaian Haaland menjadi sorotan tajam mengingat Piala Dunia 2026 merupakan debut perdananya di ajang sepak bola paling bergengsi sejagat raya tersebut. Berbeda dengan Messi dan Mbappe yang telah memiliki segudang pengalaman tampil di berbagai edisi Piala Dunia, Haaland mampu beradaptasi dengan sangat cepat di panggung internasional.
Menanggapi performa impresifnya, Haaland mengaku merasa bingung sekaligus heran mengapa dirinya bisa tampil begitu tajam dan konsisten. Ia menjelaskan bahwa kunci permainannya hanyalah fokus untuk mengonversi setiap peluang yang datang menjadi gol tanpa memikirkan beban ekspektasi yang besar. Meski merasa heran, bomber Manchester City ini mengakui bahwa ia sempat mencapai level performa terbaiknya di beberapa pertandingan selama turnamen berlangsung.
Dalam keterangannya, Haaland menyebutkan bahwa ia selalu berusaha mempertahankan fokus saat berada di lapangan. Ia mengungkapkan bahwa ketika mendapatkan satu atau dua peluang, ia secara naluriah berhasil memanfaatkannya menjadi gol. Menurutnya, hal tersebut sudah menjadi bagian dari karakter permainannya sebagai penyerang murni. Ia bahkan mengaku sering harus mencubit diri sendiri untuk memastikan bahwa apa yang dicapainya saat ini bukanlah sekadar mimpi.
Keberhasilan membawa Norwegia melaju ke babak perempat final untuk pertama kalinya dalam sejarah merupakan momen yang emosional bagi Haaland. Ia mengaku sulit mengungkapkan perasaannya dengan kata-kata karena pencapaian ini terasa sangat luar biasa besar. Setelah menyingkirkan Brasil, langkah Norwegia akan semakin berat karena mereka dijadwalkan menghadapi Inggris di babak selanjutnya. Pertandingan tersebut diprediksi akan menjadi laga yang emosional bagi Haaland, mengingat sang pemain lahir di Inggris saat ayahnya, Alf-Inge Haaland, masih berkarier sebagai pesepak bola profesional di negara tersebut. Kini, seluruh mata tertuju pada Haaland untuk melihat apakah ia mampu mempertahankan ketajamannya saat menghadapi tim nasional Inggris.











