Zurich – Pelatih tim nasional Italia, Gennaro Gattuso, angkat bicara menanggapi hasil undian playoff Piala Dunia 2026 Zona Eropa. Undian yang berlangsung di markas FIFA, Zurich, Swiss, Kamis (20/11/2025) malam WIB itu, mempertemukan skuad Azzurri dengan Irlandia Utara.

Gattuso, yang kini berusia 47 tahun, segera memperingatkan bahwa Irlandia Utara bukanlah lawan yang bisa diremehkan. “Ini adalah tim yang mengandalkan fisik; mereka tidak pernah menyerah,” kata Gattuso, menekankan pentingnya Italia untuk tampil lebih baik dari sebelumnya.

Undian ini memiliki bobot sejarah bagi Italia. Mereka dua kali gagal lolos ke Piala Dunia melalui babak playoff, disingkirkan Swedia pada edisi 2018 dan kemudian tumbang dari Makedonia Utara pada 2022. Di bawah komando Gattuso, Italia kini bertekad memutus tren negatif tersebut.

Meskipun ditempatkan di Pot 1 dan terhindar dari ‘momok’ sebelumnya, Gattuso menyadari tantangan di depan. Ia juga menanggapi rumor terkait rencana federasi untuk mengadakan pemusatan latihan lebih awal. “Itu bukan urusan saya. Kita punya Presiden, dan ada orang-orang yang mengurusi hal-hal ini. Tentu saja, semakin banyak hari yang kita habiskan bersama, semakin baik,” ujarnya.

Gattuso menyadari padatnya kalender klub Eropa akan mempersulit persiapan. “Dari sudut pandang saya, saya harus memikirkan cara untuk tetap berhubungan dengan para pemain, menatap mata mereka, dan berbicara dengan mereka, tidak hanya tentang sepak bola, tetapi juga tentang hal-hal lain,” jelasnya.

Proses undian playoff tersebut disaksikan oleh legenda sepak bola Marco Materazzi dari Italia dan Martin Dahlin dari Swedia. Playoff Zona Eropa tahun ini memperebutkan empat tiket terakhir menuju Piala Dunia 2026, dengan total 16 negara peserta. Untuk Path A, Italia akan berjumpa Irlandia Utara, sementara Wales dan Bosnia-Herzegovina akan saling berhadapan di sisi lain untuk memperebutkan tempat di final jalur tersebut.

“Semoga kita dapat melakukan semuanya dengan benar,” tutup pelatih tim nasional Italia itu, menunjukkan optimisme untuk membawa Azzurri lolos ke putaran final.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *