Jakarta – I.League memastikan larangan suporter away di Super League 2025/26 tetap berlaku meski tanpa surat resmi dari FIFA.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyatakan FIFA tidak pernah mengeluarkan dokumen khusus terkait larangan tersebut.
Namun, Ferry menyebut aturan ini “tertulis secara implisit” sejak Tragedi Kanjuruhan.
“Sebenarnya secara implisit kan sudah jelas. Pasca Tragedi Kanjuruhan, FIFA hadir memberikan beberapa arahan untuk melakukan perbaikan-perbaikan,” tegas Ferry, Minggu (10/8/2025).
Menurutnya, arahan FIFA pasca tragedi adalah paket kebijakan untuk memperketat keamanan stadion.
Pembatasan ketat bagi suporter tim tamu menjadi salah satu efeknya, termasuk larangan datang langsung ke laga away.
Ferry sempat optimistis aturan ini akan dicabut musim 2024/2025.
Namun, insiden di akhir musim lalu, termasuk panasnya laga Persib vs Persis Solo, membuat FIFA kembali memberi catatan khusus.
Akibatnya, larangan away kembali diberlakukan.
Sinyal dari FIFA dinilai sudah cukup kuat bahwa keamanan di stadion belum sepenuhnya aman untuk kedatangan suporter tamu.











