London – Mantan pemain Arsenal, Emmanuel Petit, mendesak manajemen klub untuk memperkuat sektor lini tengah tim asuhan Mikel Arteta dengan mendatangkan dua pemain baru pada bursa transfer musim panas mendatang. Langkah ini dianggap krusial bagi The Gunners untuk menjaga daya saing di level tertinggi Liga Inggris serta kompetisi Eropa setelah mendapatkan restu dari Direktur Arsenal, Josh Kroenke, terkait dukungan finansial untuk belanja pemain.
Arteta saat ini tengah memprioritaskan perombakan di lini tengah. Salah satu target utama yang menjadi incaran adalah gelandang Newcastle United, Bruno Guimaraes. Arsenal dilaporkan telah mengajukan tawaran lisan sebesar 45 juta pound untuk memboyong bintang asal Brasil tersebut. Meskipun tawaran awal sempat ditolak oleh pihak Newcastle, manajemen Arsenal diyakini akan segera melayangkan proposal baru dengan nilai yang lebih kompetitif demi mengamankan jasa sang pemain.
Selain Guimaraes, Petit secara spesifik menyarankan klub untuk mengejar tanda tangan pemain muda berbakat asal klub Prancis, Lille, yakni Ayyoub Bouaddi. Bouaddi saat ini tengah mencuri perhatian dunia berkat penampilan impresifnya bersama tim nasional Maroko di Piala Dunia. Pemain berusia 18 tahun tersebut menjadi komoditas panas di bursa transfer dengan nilai pasar yang ditaksir mencapai 70 juta pound. Petit menilai kombinasi antara pengalaman Guimaraes dan talenta muda seperti Bouaddi akan memberikan dimensi baru bagi permainan Arsenal.
Namun, rencana penambahan pemain ini menuntut manajemen untuk melakukan efisiensi skuad. Petit menekankan bahwa Arsenal harus melepas beberapa pemain yang ada saat ini sebelum mendatangkan nama baru agar menjaga keseimbangan rotasi dan kebahagiaan para pemain di ruang ganti. Saat ini, lini tengah Arsenal sudah diisi oleh nama-nama mapan seperti Declan Rice, Martin Odegaard, serta target potensial lainnya seperti Martin Zubimendi dan Eberechi Eze.
Di sisi lain, performa kapten tim, Martin Odegaard, mulai menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Petit mempertanyakan masa depan pemain asal Norwegia tersebut setelah penurunan performa yang cukup signifikan dalam dua musim terakhir. Menurutnya, dampak permainan Odegaard tidak lagi sefantastis tiga musim pertamanya di Stadion Emirates. Cedera yang sempat membekap Odegaard dan Bukayo Saka disinyalir menjadi salah satu faktor hilangnya koneksi permainan di lini depan Arsenal.
Petit memperingatkan bahwa jika Odegaard tidak segera kembali ke performa puncaknya, posisinya di tim utama bisa terancam. Ia menilai bahwa dinamika tim telah berubah dan Arteta kemungkinan besar akan segera mencari solusi permanen jika sang kapten gagal menampilkan kontribusi maksimal, baik dari sisi statistik gol maupun assist.
Upaya Arsenal untuk memperkuat lini tengah juga didasari oleh kebutuhan untuk meningkatkan kualitas penguasaan bola. Berkaca pada pertandingan melawan Paris Saint-Germain, Petit menilai Arsenal masih kesulitan mengontrol permainan ketika menghadapi tim dengan kualitas lini tengah yang superior. Kehadiran pemain dengan kemampuan menahan bola yang baik seperti Guimaraes dianggap sebagai jawaban tepat untuk mengatasi kelemahan tersebut. Sementara itu, Bouaddi terus menunjukkan kualitasnya di pentas internasional, dengan membawa Maroko melaju hingga babak perempat final Piala Dunia usai menundukkan Kanada di babak 16 besar.










