Sport
Minggu, 1 Februari 2026 – 10:33 WIB
Yogyakarta, VIVA – Ketua Umum Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI), Anindya Bakrie, melantik pengurus provinsi Akuatik Indonesia DIY periode 2025-2029 pada Sabtu, 31 Januari 2026, di The Alana Hotel & Convention Centre.
Dalam kesempatan ini, Anindya menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Kadin dan pemerintah daerah, untuk memajukan olahraga akuatik di Yogyakarta.
“Mungkin ke depannya bisa disinergikan antara Kadin dan juga Akuatik Indonesia, sama tentu di provinsi-provinsi,” ujar Anindya dalam sambutannya.
Acara pelantikan ini dihadiri oleh Wakil Ketua Umum PB AI, Sarman Simanjorang, Ketua Bidang Organisasi PB AI, Juliandre Darwis, serta Wakil Ketua Umum KONI Yogyakarta, Nolik Maryono.
Anindya secara resmi melantik Maryanto sebagai Ketua Pengurus Provinsi Akuatik Indonesia DIY beserta jajaran pengurus untuk periode 2025-2029. Ia berharap pelantikan ini menjadi momentum bagi pengprov untuk bekerja lebih solid dalam memajukan olahraga akuatik di DIY.
“Cabang olahraga akuatik merupakan olahraga jangka panjang, sehingga membangun dan mengembangkannya membutuhkan perjuangan, pengorbanan, dan dedikasi tinggi,” ujar Anindya.
Anin – sapaan Anindya – juga menyoroti keberhasilan atlet-akuatik DIY di SEA Games Thailand 2025. Tim polo air putra berhasil meraih medali perak, sementara polo air putri menyumbang medali perunggu. Secara keseluruhan, tim Akuatik Indonesia berhasil melewati target medali dengan 3 emas, 4 perak, dan 9 perunggu.
“Apabila KONI dan PB Akuatik Indonesia bisa berkolaborasi dengan baik, tentunya hal ini dapat mengakselerasi prestasi Akuatik Merah Putih di kancah internasional,” tambah Anin.
Sementara itu, Ketua Pengprov Akuatik Indonesia DIY, Maryanto, menyebut pelantikan ini sebagai momen istimewa sekaligus bersejarah. Ia menegaskan bahwa pembinaan olahraga akuatik di DIY tetap berjalan konsisten dan menghasilkan prestasi di level nasional maupun internasional.
“Pelantikan ini menjadi titik awal komitmen baru dengan semangat yang lebih kuat untuk memajukan olahraga akuatik, baik di DIY maupun tingkat nasional,” kata Maryanto.
Dalam kepengurusannya, Maryanto fokus pada pengembangan fasilitas akuatik di DIY agar atlet dapat berlatih tanpa harus pindah daerah. Ia juga menekankan penguatan lima subcabang olahraga akuatik, peningkatan sertifikasi pelatih di level nasional dan internasional, serta perluasan kerja sama lintas daerah.
Halaman Selanjutnya
“Semua ini kami lakukan agar semangat atlet untuk berkembang tetap terjaga, dan prestasi olahraga akuatik Indonesia semakin meningkat,” tutup Maryanto.











