Jeddah – Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, menanggapi desakan warganet terkait peluang duet bek tengah, Rizky Ridho dan Justin Hubner, untuk tampil melawan Irak dalam laga kedua putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kluivert enggan memberikan jawaban pasti mengenai kemungkinan tersebut. Ia memilih untuk merahasiakan strategi timnya jelang pertandingan.
Nama Rizky Ridho dan Justin Hubner menjadi perbincangan hangat setelah keduanya tidak dimainkan saat Timnas Indonesia kalah 2-3 melawan Arab Saudi. Banyak warganet berpendapat bahwa keduanya dapat menjadi opsi untuk memperkuat lini pertahanan Garuda.
Desakan agar Ridho dan Hubner dimainkan saat melawan Irak di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, pada Minggu (12/10) dini hari WIB, kemudian disampaikan kepada Patrick Kluivert dalam konferensi pers.
“Pertama-tama, saya akan melihat gambaran keseluruhan. Siapa yang akan bermain dan siapa yang tidak akan bermain. Jadi besok kita akan lihat apa yang akan terjadi,” ujar Kluivert.
Menurut Kluivert, susunan pemain terbaik akan diturunkan. Ia enggan membocorkan strategi tim demi menjaga kerahasiaan.
“Saya pikir tidak perlu mengatakan siapa yang bermain atau tidak. Di mata saya, pemain terbaik yang bermain. Itu saja,” jelasnya.
Kluivert menambahkan bahwa tim pelatih telah menyiapkan strategi terbaik untuk menghadapi Irak, namun ia menolak untuk mengungkapkannya.
“Saya akan menjadi gila jika saya mengatakan hal-hal yang saya rencanakan sekarang, karena kemudian mereka bisa fokus pada hal ini,” kata Kluivert. “Kami sedang mempersiapkan strategi yang menurut kami akan menjadi strategi terbaik untuk menghadapi Irak. Jadi Anda akan lihat besok,” tambahnya.
Legenda Barcelona itu menilai tidak pantas jika strateginya diumumkan sebelum pertandingan. Ia meminta semua pihak untuk menantikan pertandingan melawan Irak.
“Mungkin setelah pertandingan besok saya akan menjelaskan apa yang saya lakukan. Saya pikir untuk saat ini tidak perlu mengatakan rencana apa yang ada di benak saya,” terang Kluivert. “Tentu saja kami memiliki rencana yang biasa, tetapi tidak pantas bagi saya untuk menjelaskannya saat ini,” imbuhnya.











