Manchester – Manchester City resmi mengumumkan perekrutan kiper tim nasional Italia, Gianluigi Donnarumma, dari Paris Saint-Germain (PSG). Penjaga gawang berusia 25 tahun itu didatangkan ke Stadion Etihad dengan nilai transfer sebesar 26 juta Poundsterling untuk mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan Ederson Moraes, yang memutuskan hijrah ke klub Turki, Fenerbahce.

Donnarumma telah menandatangani kontrak berdurasi lima tahun di bawah asuhan manajer Pep Guardiola. Langkah ini menandai babak baru dalam karier profesional Donnarumma, yang sebelumnya menjadi figur kunci dalam perjalanan PSG di kompetisi Eropa, termasuk kontribusinya dalam meraih gelar Liga Champions musim lalu.

Kepindahan ini terjadi menyusul perubahan komposisi skuad di PSG, terutama setelah kedatangan Lucas Chevalier dari Lille yang membuat posisi Donnarumma di klub Prancis tersebut tidak lagi menjadi pilihan utama. Selain itu, performa Donnarumma di PSG sempat menuai kritik terkait kemampuannya dalam mendistribusikan bola dari lini belakang, sebuah elemen krusial dalam filosofi permainan yang diusung Guardiola.

Menanggapi tantangan adaptasi gaya bermain tersebut, Donnarumma menyatakan komitmen penuh untuk meningkatkan kemampuan teknisnya dalam mengolah bola dengan kaki. Ia menegaskan kesiapannya untuk mengikuti instruksi taktis Guardiola guna menyesuaikan diri dengan sistem permainan Manchester City yang menuntut distribusi bola akurat dari area pertahanan.

“Saya selalu berusaha membantu tim dan melakukan apa yang diminta pelatih. Saya percaya bahwa setiap pemain selalu memiliki ruang untuk terus berkembang dan saya sangat optimistis dapat memberikan kontribusi besar bagi kesuksesan Manchester City ke depan,” ujar Donnarumma dalam pernyataan resminya.

Kehadiran Donnarumma di Manchester City akan dibandingkan dengan standar yang telah ditetapkan oleh Ederson Moraes. Selama membela The Citizens, Ederson dikenal secara luas sebagai pelopor kiper modern di Liga Primer Inggris dengan kemampuan distribusi bola yang tajam. Catatan tujuh assist yang diraih Ederson melalui umpan-umpan panjangnya menjadikannya tolok ukur bagi setiap penjaga gawang yang bergabung dengan sistem Guardiola.

Bagi Donnarumma, kesempatan bekerja di bawah arahan Pep Guardiola menjadi motivasi utama untuk meningkatkan level permainannya. Ia mengakui bahwa kepercayaan besar yang diberikan pihak klub memberikan semangat tambahan untuk menghadapi kerasnya kompetisi di Inggris.

Sebelum memulai debutnya di Liga Primer, Donnarumma dijadwalkan memenuhi panggilan tim nasional Italia. Ia akan bergabung dengan skuad Azzurri untuk menghadapi Estonia dan Israel dalam laga kualifikasi UEFA. Pertandingan internasional ini sekaligus menjadi momen debut bagi Gennaro Gattuso, yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih kepala tim nasional Italia menggantikan Luciano Spalletti.

Transisi ini diharapkan dapat memberikan menit bermain yang cukup bagi Donnarumma sebelum ia sepenuhnya fokus untuk mengamankan posisi inti di bawah mistar gawang Manchester City di sisa musim ini. Manajemen klub berharap integrasi sang pemain dapat berjalan lancar guna menjaga konsistensi performa tim di berbagai kompetisi domestik maupun internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *