Boston – Tim Nasional Prancis menghadapi tantangan serius menjelang laga perempat final Piala Dunia 2026 menghadapi Maroko yang akan berlangsung pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.00 WIB. Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) secara resmi menerima kabar bahwa banding yang mereka ajukan terkait kartu kuning Michael Olise ditolak oleh FIFA.

Kartu kuning tersebut diterima Olise saat Prancis menyingkirkan Paraguay di babak 16 besar. Penolakan banding ini membuat posisi Olise menjadi rawan. Ia kini berada dalam ancaman akumulasi kartu, yang berarti jika gelandang Bayern Munchen tersebut kembali menerima kartu kuning saat melawan Maroko, ia dipastikan absen pada babak semifinal.

Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, mengonfirmasi kabar tersebut dalam konferensi pers pada Kamis (9/7/2026). Ia menyatakan bahwa keputusan FIFA bersifat final dan tidak ada perubahan status terkait kartu kuning pemainnya. Situasi ini memaksa Deschamps untuk lebih cermat dalam meracik strategi pertahanan agar tidak membebani Olise dengan tugas yang berisiko menghasilkan pelanggaran di area krusial.

Di sisi lain, kabar positif datang dari kondisi fisik para pemain kunci. Deschamps memastikan bahwa gelandang andalan Aurelien Tchouameni mulai menunjukkan pemulihan signifikan dari cedera pangkal paha yang membuatnya absen pada laga sebelumnya. Meskipun masih dalam pemantauan tim medis, Tchouameni berpeluang besar untuk kembali masuk dalam skuad inti.

Selain itu, kapten tim Kylian Mbappe dipastikan dalam kondisi prima, baik secara fisik maupun mental. Penyerang Real Madrid tersebut sempat menjadi sorotan publik akibat ketegangan di luar lapangan dengan senator Paraguay, Celeste Amarilla, pasca laga 16 besar. Namun, Deschamps menegaskan bahwa polemik tersebut tidak mengganggu fokus Mbappe. Pelatih berusia 57 tahun itu menilai Mbappe memiliki ketangguhan mental yang luar biasa untuk tetap berkonsentrasi pada pertandingan di Boston.

Pengamat sepak bola, Gigih W, menyatakan bahwa Mbappe tetap menjadi poros utama serangan Prancis. Perannya sebagai pemain nomor sembilan atau target man terbukti efektif di bawah skema permainan Deschamps. Dukungan dari pemain kreatif seperti Ousmane Dembele dan Michael Olise di lini serang membuat Les Bleus tetap menjadi salah satu tim paling berbahaya di turnamen ini. Gigih membandingkan pendekatan Deschamps dengan gaya Carlo Ancelotti yang cenderung memaksimalkan potensi pemain kunci untuk membangun struktur tim yang solid.

Pertandingan perempat final ini merupakan ulangan dari babak semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar. Kala itu, Prancis berhasil menaklukkan Maroko dalam laga yang berjalan sengit. Dengan kedalaman skuad yang mumpuni serta kembalinya beberapa pemain pilar, Prancis tetap diunggulkan untuk melaju ke fase berikutnya meskipun harus menghadapi ancaman akumulasi kartu yang membayangi Michael Olise. Seluruh pemain dilaporkan siap tempur untuk menghadapi Maroko demi mengamankan tiket ke semifinal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *