Arlington – Legenda tim nasional Inggris, Wayne Rooney, menyoroti perbedaan fundamental yang menjadi penyebab kegagalan Cristiano Ronaldo meraih trofi Piala Dunia 2026 bersama tim nasional Portugal. Menurut Rooney, minimnya dukungan kolektif dari rekan setim menjadi faktor utama yang membedakan nasib Ronaldo dengan rival abadinya, Lionel Messi, yang kini masih melaju di turnamen tersebut.
Langkah Portugal di Piala Dunia 2026 resmi terhenti setelah mereka takluk 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar yang berlangsung di Stadion Dallas, Arlington, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Ronaldo, mengingat ia telah menegaskan bahwa turnamen ini merupakan penampilan terakhirnya di panggung Piala Dunia. Dengan usia yang telah menginjak 41 tahun, peluang pemain berjuluk CR7 tersebut untuk tampil kembali pada edisi 2030 dinilai hampir mustahil.
Kekalahan tersebut memastikan Cristiano Ronaldo menutup karier internasionalnya tanpa sekalipun mengangkat trofi Piala Dunia. Sepanjang enam edisi yang diikutinya, Ronaldo gagal membawa Portugal menjadi juara dunia, meski tim tersebut saat ini dihuni oleh deretan pemain yang dianggap sebagai generasi emas. Selama perhelatan tahun ini, Ronaldo hanya mampu mencatatkan tiga gol, sebuah catatan yang dianggap kurang maksimal bagi pemain sekaliber dirinya.
Kondisi kontras justru terlihat pada Lionel Messi di tim nasional Argentina. Meski telah merengkuh trofi pada edisi 2022, performa Messi di Piala Dunia 2026 justru menunjukkan grafik peningkatan yang tajam. Hingga saat ini, kapten tim Tango tersebut telah mencetak tujuh gol dan memimpin daftar pencetak gol terbanyak turnamen bersama Kylian Mbappe dan Erling Haaland. Argentina dijadwalkan menghadapi Mesir pada babak 16 besar, Selasa (7/7/2026) malam WIB.
Wayne Rooney menilai perbedaan nasib kedua pemain tersebut berpangkal pada dinamika internal skuad. Rooney berpendapat bahwa meskipun Portugal memiliki materi pemain yang mewah, terdapat ego internal yang menghambat terciptanya dukungan penuh bagi Ronaldo. Hal ini sangat berbeda dengan atmosfer di tim nasional Argentina.
“Anda selalu menyandingkan Ronaldo dan Messi karena mereka adalah dua pemain terbaik yang pernah ada dalam sejarah sepak bola,” ujar Rooney melalui kutipan media. “Tetapi para pemain Argentina tampak sangat mendukung Messi. Mereka semua berada di belakangnya, yang membuat Messi tampil fantastis di Piala Dunia ini. Saya tidak merasakan dukungan yang sama dari para pemain Portugal kepada Ronaldo,” lanjutnya.
Kegagalan ini menandai akhir perjalanan karier Ronaldo di panggung Piala Dunia dengan catatan statistik yang kurang memuaskan. Selain nihil gelar, pemain tersebut juga harus menerima kenyataan bahwa ia meninggalkan turnamen dengan sejumlah catatan rekor yang kurang menguntungkan bagi reputasi besarnya sebagai ikon sepak bola dunia.











