Bologna – Pembalap MotoGP, Marc Marquez, memberikan tanggapan positif terkait keputusan Ducati merekrut Pedro Acosta untuk musim kompetisi mendatang. Dukungan tersebut disampaikan langsung kepada manajemen tim setelah Ducati resmi mengumumkan kesepakatan kontrak berdurasi dua musim dengan Acosta.
Keputusan Ducati mendatangkan Acosta menyusul langkah Marc Marquez yang sebelumnya telah memperpanjang kontrak bersama pabrikan asal Italia tersebut hingga tahun 2027. Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, mengungkapkan bahwa Marquez merespons positif kehadiran rekan setim barunya tersebut. Menurut Tardozzi, Marquez menilai langkah manajemen dalam merekrut Acosta merupakan keputusan yang tepat bagi masa depan tim.
Dalam keterangannya, Tardozzi menyebutkan bahwa Marquez tidak memberikan keberatan atau intervensi terkait siapa yang akan menjadi rekan setimnya. Ketika manajemen mengomunikasikan niat untuk mengontrak Acosta, Marquez justru memberikan dukungan penuh. Ia menilai bahwa talenta Acosta akan memperkuat daya saing Ducati di lintasan balap.
Proses negosiasi kontrak Marquez sendiri sempat diwarnai keraguan dari pihak pembalap terkait kondisi fisiknya. Cedera bahu yang sempat dialami Marquez sempat memunculkan kekhawatiran mengenai kemampuan kompetitifnya di masa depan. Namun, keraguan tersebut sirna seiring dengan performa impresifnya yang berhasil memenangkan gelar juara MotoGP 2025.
Kembalinya Marquez ke podium tertinggi setelah absen di tujuh seri pembuka menjadi bukti nyata bahwa kondisi fisiknya telah kembali optimal. Tardozzi menegaskan bahwa Ducati tidak pernah meragukan kapasitas Marquez. Pihak tim selalu menjaga transparansi dengan memantau perkembangan kondisi kesehatan Marquez melalui tim medis profesional yang berbasis di Madrid.
Transparansi itulah yang membangun kepercayaan kuat antara Ducati dan Marquez. Pihak tim merasa sangat yakin untuk melanjutkan kerja sama jangka panjang dengan pembalap tersebut setelah melihat komitmen serta data medis yang akurat. Keputusan untuk mempertahankan Marquez dan mendatangkan Acosta diharapkan mampu menciptakan sinergi positif di dalam garasi Ducati.
Sinergi antara dua pembalap papan atas ini diprediksi akan menjadi kunci bagi Ducati, terutama dalam menghadapi perubahan regulasi teknis yang akan diberlakukan pada musim mendatang. Perubahan aturan ini secara tidak langsung diprediksi akan membawa dampak besar terhadap peta persaingan di kelas utama MotoGP.
Tardozzi menyatakan bahwa timnya sudah terbiasa mengelola pembalap dengan reputasi juara. Ia merujuk pada pengalaman sebelumnya saat menangani pembalap seperti Pecco Bagnaia. Dengan komposisi tim yang saat ini dianggap sangat kuat, Ducati menatap dua musim ke depan dengan optimisme tinggi untuk terus mendominasi persaingan di kancah balap motor bergengsi dunia tersebut. Kehadiran Acosta di samping Marquez diharapkan mampu mempertahankan standar tinggi yang telah ditetapkan oleh tim Ducati.











