Liverpool – Liverpool dilaporkan telah menolak tawaran resmi senilai 25 juta euro dari Inter Milan untuk gelandang mereka, Curtis Jones. Penolakan ini menjadi respons atas upaya serius juara bertahan Serie A tersebut yang ingin memboyong sang pemain setelah berakhirnya musim 2025/2026.

Ketertarikan Inter Milan terhadap jebolan akademi The Reds ini bukanlah rahasia baru. Pihak manajemen Nerazzurri telah lama memantau perkembangan pemain berusia 25 tahun tersebut. Meski demikian, proposal lisan yang diajukan klub asal Italia itu dianggap jauh dari ekspektasi harga yang ditetapkan oleh pihak Liverpool.

Berdasarkan laporan The Athletic, angka 25 juta euro yang diajukan Inter Milan gagal memenuhi valuasi minimal yang diminta oleh Liverpool. Klub raksasa Liga Inggris tersebut dikabarkan mematok harga di kisaran 40 juta euro untuk melepas Jones. Strategi penetapan harga ini disebut-sebut merujuk pada kesuksesan transfer Conor Gallagher ke Tottenham Hotspur dari Atletico Madrid pada Januari lalu, yang mencapai nilai serupa.

Sebelum mengajukan tawaran tunai, Inter Milan sempat mencoba proposal peminjaman dengan opsi pembelian permanen. Namun, langkah tersebut juga ditolak mentah-mentah oleh manajemen Liverpool. Kendati negosiasi awal menemui jalan buntu, minat tinggi dari Inter Milan diprediksi akan membuat perbincangan mengenai transfer ini terus berlanjut sepanjang bursa transfer musim panas.

Situasi kontrak Curtis Jones yang akan berakhir pada 2027 menjadi faktor krusial dalam dinamika transfer ini. Meskipun durasi kontrak masih tersisa satu tahun, terdapat kekhawatiran besar bahwa Liverpool berisiko melakukan blunder jika gagal mencapai kesepakatan harga yang diinginkan. Kehilangan pemain kunci secara cuma-cuma menjadi momok yang coba dihindari oleh The Reds.

Risiko kehilangan aset berharga tanpa kompensasi finansial bukan hal baru bagi Liverpool. Pada akhir musim ini, klub telah melepas sejumlah pilar utama seperti Ibrahima Konate, Andy Robertson, dan Mohamed Salah dengan status bebas transfer. Ketiganya meninggalkan Anfield tanpa biaya transfer karena tidak adanya kesepakatan perpanjangan kontrak.

Belajar dari pengalaman tersebut, bursa transfer kali ini menjadi momentum krusial bagi Liverpool untuk mengamankan keuntungan finansial dari penjualan Jones. Jika tidak segera mencapai kesepakatan harga dengan Inter Milan atau klub peminat lainnya, Liverpool menghadapi dilema antara mempertahankan pemain atau harus merelakan sang gelandang pergi dengan harga murah di akhir masa kontraknya.

Bagi Inter Milan, pintu menuju Giuseppe Meazza bagi Curtis Jones masih terbuka lebar. Negosiasi yang alot diprediksi akan terus terjadi mengingat kedua pihak memiliki kepentingan yang berbeda. Liverpool berupaya menjaga nilai pasar pemainnya, sementara Inter Milan berusaha mendatangkan tenaga baru untuk memperkuat lini tengah mereka demi mempertahankan dominasi di kompetisi domestik maupun Eropa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *