Brno – Pembalap tim Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, dijatuhi sanksi larangan tampil pada balapan utama MotoGP Ceko yang berlangsung di Sirkuit Brno akhir pekan lalu. Keputusan berat ini diambil menyusul tindakan indispliner yang dilakukan sang pembalap terhadap seorang petugas lintasan atau marshal saat sesi pemanasan, Sabtu (20/6/2026).
Insiden bermula ketika motor yang dikendarai Bezzecchi mengalami kecelakaan dan masuk ke area gravel. Saat sejumlah marshal sigap menghampiri untuk membantu mengevakuasi motor, Bezzecchi justru bereaksi di luar kendali. Pembalap asal Italia tersebut terekam melakukan kontak fisik berupa dua kali tamparan ke arah wajah salah satu petugas yang tengah menjalankan tugasnya di pinggir lintasan.
Tindakan agresif tersebut memicu kecaman luas dari komunitas balap dunia serta para penggemar MotoGP. Banyak pihak menilai perilaku sang pembalap sangat tidak pantas, mengingat peran krusial marshal dalam menjamin keselamatan seluruh pembalap di lintasan. Akibat pelanggaran kode etik dan prosedur keamanan tersebut, otoritas balapan memutuskan untuk mencoret nama Bezzecchi dari daftar peserta balapan utama.
Menanggapi sanksi dan kecaman yang ditujukan kepadanya, Marco Bezzecchi akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui akun media sosial resminya pada Senin (22/6/2026). Ia mengakui kesalahannya dan menegaskan bahwa tidak ada alasan yang dapat membenarkan tindakannya terhadap petugas di lapangan.
Dalam pernyataannya, Bezzecchi menyatakan penyesalan mendalam kepada komunitas MotoGP, tim Aprilia Racing, serta seluruh penggemarnya. Ia menyadari sepenuhnya bahwa profesi marshal melibatkan dedikasi, usaha, dan pengorbanan besar demi menjaga keselamatan pembalap. Pembalap berjuluk The Bezz ini menegaskan bahwa insiden seperti itu seharusnya tidak pernah terjadi dalam ajang balap profesional.
Selain pernyataan resmi di media sosial, Bezzecchi juga telah melakukan permohonan maaf secara langsung kepada marshal yang menjadi korban insiden tersebut. Pertemuan itu berlangsung di area Sirkuit Brno pada Minggu (21/6/2026) saat rangkaian balapan utama tengah berlangsung.
Hingga saat ini, pihak Aprilia Racing belum memberikan komentar tambahan mengenai apakah akan ada sanksi internal lanjutan bagi pembalapnya tersebut. Namun, insiden ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pihak yang terlibat dalam ajang balap motor kelas dunia mengenai pentingnya menjaga sikap profesional dan menghormati peran petugas lapangan yang bekerja di bawah risiko tinggi demi kelancaran serta keselamatan jalannya kompetisi. Kasus ini kini menjadi sorotan komite disiplin untuk memastikan standar keselamatan dan perilaku di lintasan tetap terjaga dengan ketat di seri-seri balapan mendatang.











