Madrid – Alvaro Arbeloa resmi mengakhiri masa baktinya di Real Madrid seiring dengan berakhirnya kompetisi Liga Spanyol musim 2025-2026. Pertandingan pekan ke-38 melawan Athletic Bilbao di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (23/5/2026), akan menjadi penampilan terakhir Arbeloa sebagai pelatih interim Los Blancos. Keputusan ini sekaligus memastikan bahwa pria berusia 43 tahun tersebut tidak akan masuk dalam struktur kepelatihan baru di bawah nakhoda Jose Mourinho yang akan segera kembali ke klub.
Arbeloa, yang telah mendedikasikan dirinya selama dua dekade bagi Real Madrid dalam berbagai kapasitas, menyatakan kesiapannya untuk mencari tantangan baru di luar Santiago Bernabeu. Meskipun mengakui memiliki hubungan emosional yang erat dengan Mourinho, Arbeloa menegaskan bahwa tidak ada ruang baginya dalam staf pelatih yang akan dibawa oleh pelatih asal Portugal tersebut. Menurutnya, Mourinho memiliki tim pendukung yang solid dan profesional, sehingga ia memilih untuk melangkah maju demi perkembangan karier kepelatihannya sendiri.
Selama empat bulan terakhir, Arbeloa memegang kendali penuh sebagai pelatih interim setelah menggantikan posisi Xabi Alonso. Dalam 28 pertandingan lintas kompetisi, ia mencatatkan rasio kemenangan sebesar 63 persen atau sebanyak 17 kali kemenangan. Namun, performa tersebut dianggap belum memenuhi ekspektasi tinggi klub. Real Madrid di bawah asuhannya gagal meraih gelar juara di ajang Copa del Rey, Liga Champions, dan Liga Spanyol, yang memicu kritik dari berbagai kalangan dengan istilah nada-plete karena klub harus mengakhiri musim tanpa satu pun trofi mayor.
Menanggapi masa depannya, Arbeloa mengaku akan fokus pada pengembangan diri mulai Senin mendatang. Ia merasa telah banyak belajar selama periode singkatnya sebagai pelatih utama dan merasa siap untuk menjajaki peluang di klub lain. Ia menegaskan tidak ingin berspekulasi lebih jauh mengenai kemungkinan kolaborasi dengan Mourinho, mengingat sang pelatih baru sudah memiliki rencana matang mengenai staf pendukungnya sendiri.
Sementara itu, proses kembalinya Jose Mourinho ke Real Madrid dilaporkan telah memasuki tahap akhir. Manajemen Los Blancos dikabarkan bersedia mengeluarkan dana kompensasi sebesar 3 juta euro atau sekitar Rp61,6 miliar untuk membebaskan kontrak Mourinho dari Benfica. Kehadiran The Special One diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dan mengembalikan kejayaan klub yang sempat meredup dalam dua musim terakhir. Mourinho sendiri bukanlah sosok asing bagi publik Madrid, mengingat ia pernah menukangi klub tersebut pada periode 2010-2013 dan sukses mempersembahkan tiga gelar domestik. Dengan penunjukan resmi yang dijadwalkan dalam waktu dekat, Real Madrid kini bersiap membuka lembaran baru di bawah kepemimpinan pelatih veteran tersebut untuk menghadapi tantangan kompetisi musim depan.










