Jakarta – Shin Tae-yong resmi diperkenalkan sebagai pelatih kepala Persija Jakarta untuk mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027. Pelatih asal Korea Selatan tersebut menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun yang akan mengikatnya bersama tim berjuluk Macan Kemayoran hingga tahun 2029. Pengumuman ini menandai babak baru bagi karier kepelatihan Shin di Indonesia setelah sebelumnya menukangi Timnas Indonesia pada periode 2019 hingga Januari 2025.
Keputusan manajemen Persija menunjuk Shin Tae-yong tergolong mengejutkan, mengingat rekam jejaknya yang sangat erat dengan sepak bola nasional. Sebelum menerima pinangan klub ibu kota, Shin sempat menangani klub asal Korea Selatan, Ulsan HD, dalam durasi singkat. Meski demikian, manajemen Persija menaruh kepercayaan penuh kepada mantan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersebut untuk membawa perubahan signifikan bagi performa klub.
Dalam debutnya menginjakkan kaki di Jakarta International Stadium (JIS) dengan status sebagai pelatih Persija, Shin Tae-yong mengakui adanya perasaan gugup yang menyelimuti dirinya. Meskipun JIS bukan lokasi yang asing baginya karena pernah digunakan saat ia memimpin Timnas Indonesia, suasana kali ini terasa berbeda. Ia menyadari sepenuhnya bahwa tanggung jawab menahkodai tim sebesar Persija Jakarta membawa ekspektasi dan tantangan yang jauh lebih besar.
“Saya merasa ini adalah sebuah tantangan. Walaupun jujur, saya sangat gugup. Tapi saat itu, saya melihat banyak teman-teman wartawan dan media yang sering saya temui sebelumnya saat di Timnas Indonesia. Saya merasa lebih baik. Meskipun saya gugup, saya merasa sangat baik,” ujar Shin Tae-yong dalam keterangan resminya, Senin (15/6/2026).
Target utama yang diusung Shin Tae-yong bersama Persija adalah meraih gelar juara. Ia menekankan bahwa dalam budaya sepak bola Indonesia, ukuran kesuksesan sebuah tim hanya bisa dinilai dari perolehan trofi. Mengingat Persija telah puasa gelar selama delapan musim terakhir, Shin merasa sudah saatnya Macan Kemayoran kembali ke puncak kejayaan.
“Tentunya kesuksesan itu merupakan modal penting di tim ini, apalagi ini tim ibu kota yang memiliki banyak pendukung. Jawabannya saya hanya harus menang. Karena kesuksesan di sini dinilai dari juara. Di Indonesia, sukses berarti juara. Saya akan berusaha keras untuk itu,” tegasnya.
Manajemen Persija pun telah memberikan instruksi khusus kepada Shin untuk segera menyusun jadwal laga pramusim sebagai bagian dari persiapan intensif tim. Langkah ini dilakukan agar Shin dapat segera mengimplementasikan filosofi permainannya kepada para pemain sebelum kompetisi resmi dimulai. Kehadiran sosok dengan reputasi internasional seperti Shin Tae-yong diharapkan mampu mengakhiri dahaga gelar juara bagi para suporter setia, The Jakmania, yang sudah menanti lama untuk melihat tim kebanggaan mereka merajai kasta tertinggi sepak bola Indonesia kembali.










