Padang – Lionel Messi memainkan peran sentral dalam mengantarkan Argentina menuju Piala Dunia 2026. Bintang sepak bola itu menyumbang delapan gol dan membantu timnya mengamankan posisi puncak kualifikasi zona Amerika Selatan.

Meski memiliki kontribusi signifikan, Messi menyampaikan pernyataan hati-hati terkait partisipasinya di Piala Dunia 2026 mendatang. Ia menyadari beratnya tuntutan fisik dalam turnamen akbar tersebut.

Pemain berusia 38 tahun itu memilih untuk mengevaluasi kondisi fisiknya secara bertahap menjelang kompetisi yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat pada Juni 2026.

Dalam wawancara dengan media Spanyol, SPORT, November lalu, Messi mengungkapkan bahwa Piala Dunia adalah ajang yang sangat istimewa, terutama setelah menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar.

“Ini adalah Piala Dunia yang istimewa. Sangat istimewa untuk bermain dengan tim nasional, terutama dalam kompetisi resmi utama, dan terlebih lagi mengingat apa arti Piala Dunia, terutama setelah memenangkannya,” kata Messi, dikutip dari Goal.com.

Namun, ia menekankan bahwa keikutsertaannya akan bergantung pada kondisi fisiknya. Messi tidak ingin menjadi beban bagi tim.

“Tetapi seperti yang saya katakan, saya tidak ingin menjadi beban. Saya ingin merasa bugar secara fisik, untuk memastikan saya dapat membantu dan berkontribusi pada tim,” ujarnya.

Messi juga menyoroti perbedaan ritme kompetisi antara sepak bola Eropa dan Major League Soccer (MLS), tempat ia bermain untuk Inter Miami. Kalender MLS memberikan dinamika tersendiri dalam persiapan menuju Piala Dunia 2026.

“Musim kami berbeda dengan musim di Eropa. Kami akan menjalani pramusim di antaranya, dengan beberapa pertandingan menjelang Piala Dunia, dan kita akan melihat bagaimana perkembangannya dari hari ke hari untuk melihat apakah saya benar-benar merasa cukup bugar secara fisik untuk berada di posisi yang saya inginkan dan mampu berpartisipasi,” tutur Messi.

“Tetapi jelas, saya sadar bahwa ini adalah Piala Dunia, dan ini istimewa, dan Piala Dunia adalah kompetisi terbesar yang ada. Jadi, saya bersemangat, tetapi saya menjalaninya satu hari demi satu hari,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *