London – Pelatih Aston Villa, Unai Emery, menyebut cedera yang dialami Amadou Onana menjadi salah satu faktor kekalahan telak 1-4 timnya dari Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Emirates, London, pada Rabu (1/1/2026) dini hari WIB.
Emery mengungkapkan bahwa timnya tampil fantastis di babak pertama. Namun, di babak kedua, cederanya Onana membuat struktur tim menjadi goyah dan kehilangan kekuatan di lini tengah. Hal ini diungkapkan Emery dari laman resmi Aston Villa.
Onana ditarik keluar lapangan pada awal babak kedua karena cedera dan digantikan oleh John McGinn. Tidak lama berselang, Arsenal berhasil membuka keunggulan melalui Gabriel Magalhaes pada menit ke-68, mengubah skor menjadi 1-0.
Setelah gol tersebut, Arsenal semakin mendominasi dan berhasil menambah tiga gol lagi melalui Martin Zubimendi (52′), Leandro Trossard (69′), dan Gabriel Jesus (78′). Aston Villa hanya mampu membalas satu gol melalui aksi Ollie Watkins di menit-menit akhir pertandingan (90’+4′).
Keberadaan Onana di lapangan sejak awal pertandingan sangat krusial dalam menjaga keseimbangan permainan Aston Villa. Ia berhasil memastikan skor tetap imbang 0-0 hingga babak pertama usai.
Berdasarkan catatan statistik dari Fotmob, gelandang asal Belgia itu memenangkan 57 persen duel di darat, serta mencatatkan masing-masing satu blok dan intersepsi selama berada di lapangan.
Absennya Onana membuat sektor tengah Aston Villa menjadi rapuh dan terus menerus mendapatkan tekanan dari para pemain Arsenal, yang berujung pada kekalahan telak 1-4.
Meskipun demikian, Emery tetap merasa bangga dengan perjuangan anak asuhnya sepanjang pertandingan.
“Kami kebobolan gol kedua dan setelah itu segalanya menjadi lebih sulit. Kami tidak menyerah. Kami terus mencoba mencetak gol. Kami berhasil mencetak satu gol, memiliki satu atau dua peluang lagi untuk menambah gol, dan debut beberapa pemain seperti Jamal (Jimoh-Aloba) dan George (Hemmings) juga sangat luar biasa,” kata pelatih asal Spanyol itu.
Kekalahan dari Arsenal membuat Aston Villa tertahan di posisi ketiga klasemen sementara Liga Inggris 2025/2026 dengan 39 poin dari 19 pertandingan. Mereka juga harus mengakhiri rekor 11 kemenangan beruntun di semua kompetisi.
Sementara itu, Arsenal semakin kokoh di puncak klasemen dengan torehan 45 poin dari 19 pertandingan, mencatatkan 14 kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya dua kekalahan.











