Padang – Manchester United dipastikan akan tampil tanpa sejumlah pemain pilarnya saat menjamu Wolverhampton Wanderers (Wolves) di Old Trafford, Rabu (31/12) dalam lanjutan pekan ke-19 Liga Inggris.

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, mengonfirmasi setidaknya ada lima pemain yang masih harus absen karena cedera.

“Tidak. Saya tidak tahu bagaimana kondisi Mase (Mount) untuk pertandingan itu. Saya rasa Kobbie Mainoo tidak akan siap. Bruno (Fernandes) tidak akan siap. Saya rasa Matta (de Ligt) tidak akan siap. Harry (Maguire) tidak akan siap. Jadi saya rasa kita tidak akan memiliki pemain lagi,” ujar Amorim dalam konferensi pers, Selasa (30/12).

Amorim juga belum bisa memastikan kapan para pemain tersebut akan pulih dan siap kembali merumput. Bahkan, keikutsertaan mereka dalam laga selanjutnya melawan Leeds pun masih diragukan.

“Bruno sudah mengatakan bahwa dia perlu berlatih (tertawa), tetapi kita tidak tahu. Kobbie Mainoo juga akan menjadi starter, jadi kita lihat saja nanti. Matta sedikit kesulitan, Harry juga sama, jadi saya tidak berharap memiliki pemain untuk pertandingan ini [melawan Wolves]. Untuk pertandingan lainnya (melawan Leeds), saya tidak tahu,” kata Amorim menambahkan.

Meski absen, Amorim tetap memberikan pujian kepada Bruno Fernandes yang menurutnya tetap menunjukkan jiwa kepemimpinan yang besar.

“Dia tidak bisa menjadi orang yang tidak bermain, tidak berbicara, dan tidak memberi tahu. Dia selalu berbicara. Itulah mengapa dia kapten dan terkadang dia melakukan hal-hal buruk seperti cara dia menggerakkan lengannya. Tetapi dia memiliki banyak hal baik dan dia selalu meninggalkan pertandingan, latihan setiap kali, setiap kali dia pulih dari pertandingan, dialah orang yang akan menonton latihan pemain lain pada hari itu. Jadi ada banyak hal yang tidak Anda lihat yang dia lakukan. Dia adalah pemimpin yang hebat sekarang,” jelas Amorim.

Amorim menambahkan bahwa Fernandes selalu hadir di tempat latihan meski sedang dalam masa pemulihan. “Ya, selalu. Dia orang yang menonton latihan bahkan setelah perawatan dan tetap pergi ke sana. Saya tidak tahu apakah dia menginginkan pekerjaan saya atau tidak, tetapi dia seorang pemimpin. Orang itu memang seorang pemimpin,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *